Go Productive, 12 Inovasi Perwira Pertamina Raih Penghargaan Dharma Karya KESDM

Saturday, 20 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Para Perwira Inovator Pertamina menunjukkan semangat go productive dengan menghasilkan 12 inovasi di sektor energi. Para Perwira inovator tersebut mendapatkan penghargaan Dharma Karya 2021 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia. Penghargaan Dharma Karya Energi dan Sumber Daya Mineral diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada perseorangan atau lembaga/perusahaan yang sangat berjasa dalam pemikiran, kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan pembangunan, serta penemuan baru di sektor energi dan sumber daya mineral yang memberikan dampak kemajuan yang sangat berarti dalam pembangunan nasional khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral. 

Untuk itu, penghargaan ini diberikan kepada para inovator bidang energi dan sumber daya mineral baik dari kalangan Pemerintahan, BUMN maupun perusahaan swasta nasional. Penghargaan tahunan ini juga sekaligus bagian dari peringatan Hari Jadi Ke-76 Pertambangan dan Energi tahun 2021. 

Perwira Pertamina atas nama Mohamad Husni Mubarok (PT Pertamina Geothermal Energy) mendapat penghargaan tertinggi Dharma Karya Utama atas keberhasilannya menciptakan  alat pengukuran laju alir massa dan entalpi dua fasa secara realtime. 

Perwira Pertamina juga mendapat penghargaan Dharma Karya Madya, penghargaan tertinggi kedua, yang diraih Tim PC Prove Elang Gurun (Pertamina Subholding Upstream Regional 5 Internasional) atas keberhasilannya melakukan optimasi penempatan sumur baru dan penambahan resources (56 MMBOE) melalui rekayasa passive seismic di Lapangan MLN Algeria. 

Sedangkan 10 penghargaan lainnya merupakan Dharma Karya Muda, tertinggi ketiga, yang diraih antara lain oleh PGN, RU II Dumai, Pertagas dan PGE. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman mengatakan penghargaan dari Kementerian ESDM menunjukkan apresiasi atas beragam inovasi yang terus dilakukan para Perwira Pertamina baik di hulu, pengolahan, maupun hilir. 

See also  Tagihan Listrik Belum Keluar? Yuk Cek Perkiraan Lewat Fitur Catat Meter Mandiri PLN Mobile

“Pertamina tentu harus terus melakukan inovasi, harus terus semangat di berbagai kondisi. Tantangan ke depan tentu bukan makin mudah tapi makin menantang sejalan dengan aspirasi perusahaan mengejar target nilai pasar US$ 100 miliar,” ujar Fajriyah.

Menurut Fajriyah, sejalan dengan tantangan global, Pertamina harus semakin solid, lincah dan adaptif dengan semangat “One Pertamina” harus terus terjaga. 

“Pertamina Grup harus terus mengokohkan semangat transformasi bisnis di seluruh sektor dengan komitmen penuh menerapkan aspek Environmental, Social & Governance (ESG) sehingga bisa menjalankan bisnis secara berkelanjutan di masa depan,” imbuh Fajriyah. 

Fajriyah menambahkan, rating ESG Pertamina saat ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 28,1 dan dinilai berada pada risiko Medium dibanding sebelumnya mencapai 41,6 (Severe Risk) pada Februari 2021. Dengan skor ini, Pertamina menempati posisi 15 dari 252 perusahaan di industri Oil & Gas dan posisi 8 di sub industri integrated Oil & Gas. Pertamina berada di cluster yang sama (Medium Risk) dengan perusahaan global seperti Repsol, ENI, PTT Thailand dan TotalEnergies. Posisi ini pun tercatat lebih baik dari BP, Exxon dan Chevron.

“Semangat inovasi dan implementasi ESG secara terintegrasi akan meningkatkan daya saing dan reputasi Pertamina di mata dunia. Dengan kebersamaan dan dukungan stakeholder Pertamina akan tumbuh menjadi perusahaan energi yang disegani dunia,” ujar Fajriyah.*

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Thursday, 5 February 2026 - 13:27 WIB

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Berita Terbaru