Mengatasi Perubahan Iklim, Dirut Pertamina Terus Dorong Aksi Nyata dalam Call Meeting B20

Wednesday, 23 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pembahasan mengenai menangani perubahan iklim dan tren global di sektor energi serta transisi energi menjadi salah satu tantangan utama. Untuk itu,  Direktur PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati yang juga sebagai Chair Task Force Energy, Sustainability, and Climate (ESC) B20 mengajak perusahaan-perusahaan global yang tergabung dalam B20 untuk mengidentifikasi tiga tantangan utama yang memiliki dampak besar dari sektor energi terhadap perubahan iklim. 

“Kami mengidentifikasi tiga tantangan utama. Pertama, lambatnya transisi. Kedua, potensi gangguan dalam masa transisi yang belum dikelola dengan baik. Dan ketiga, ketidakamanan energi menjadi penghalang pencapaian pembangunan manusia dan transisi energi,” ujar Nicke dalam call meeting pertama Task Force ESC B20 yang digelar secara daring, pada Selasa, 22 Februari 2022.

Menurut Nicke, berdasarkan tantangan tersebut ada tiga hal juga yang harus segera dilakukan. Pertama, percepatan transisi penggunaan energi berkelanjutan. Kedua, memastikan risiko agar dapat diprediksi, dan ketiga melakukan kerja sama global untuk meningkatkan keamanan energi.

“Kita harus segera beraksi dengan apa yang sudah dipertimbangkan dalam pertemuan B20 tahun ini yang sangat inovatif, inklusif, dan kolaboratif,” kata Nicke.

Ia mengajak seluruh anggota yang tergabung di dalam forum B20, khususnya yang terlibat dalam Task Force Energy, Sustainability, and Climate turut andil dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

“Sebagian besar masalah perubahan iklim disebabkan oleh emisi gas rumah kaca dan hal itu sudah menjadi masalah global. Untuk itu, kita harus menggunakan kapasitas kita untuk melakukan perubahan, inovasi yang cukup inklusif agar mendapatkan perhatian semua orang dan melaksanakannya secara bersama, serta berkolaborasi untuk menekan perubahan iklim,” ucap Nicke.

Selain itu, Nicke berharap agar melalui pertemuan kali ini, Task Force B20 ini bukan hanya memberikan rekomendasi kebijakan pada G20 namun juga dapat ditindaklanjuti serta berdampak luas bagi masyarakat.

See also  Bertemu Menteri Investasi Arab Saudi, Bahlil Bahas Kerja Sama Energi Terbarukan dan Pembangunan Rumah Sakit

“Sejak pertemuan pertama kita sudah bekerja untuk mengembangkan rekomendasi kebijakan, semoga hal itu dapat terus berkembang hingga menjadi hasil yang efektif. Ini merupakan kesempatan kita sebagai bagian dari B20 untuk mengekspresikan pandangan dan ide-ide inovatif yang bertujuan untuk menghadapi perubahan iklim, memperkuat keberlanjutan energi, dan menjalankan transisi energi,” tutur Nicke.

Pertemuan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari Deputy Chair Task Force ESC Agung Wicaksono, Manager Policy Task Force ESC Oky Muraza, 8 Co Chairs Task Force ESC B20, dan para anggota B20 yang berasal dari 19 industri dan 25 negara. Agenda Call Meeting selanjutnya akan berlangsung pada Maret 2022 mendatang. 

Nicke mengapresiasi antusiasme seluruh tim task force dalam memberikan masukan, ide yang baik dan bijaksana dari sudut pandang yang berbeda berdasarkan keahlian dan pengalaman masing-masing partisipan yang akan memperkuat rekomendasi dari B20 dalam Presidensi Government 20 (G20).

“Rekomendasi yang akan disampaikan akan mendorong inklusivitas, ketahanan, dan inovasi di bidang Energi, Sustainability dan Climate,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha
Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya
OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
Wamen Todotua Ungkap Tiga Strategi Jemput Investasi dan Perkuat Hilirisasi

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 17:05 WIB

Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia

Friday, 18 September 2026 - 18:11 WIB

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Thursday, 17 September 2026 - 00:01 WIB

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Tuesday, 15 September 2026 - 17:40 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

Wednesday, 9 September 2026 - 09:10 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya

Berita Terbaru

foto ist

Olahraga

Dramatis Lima Set, Indonesia Takluk dari Thailand

Monday, 28 Sep 2026 - 09:54 WIB

Energy

Dosen ITPLN Unjuk Peran di Forum Energi ASEAN di BSD

Monday, 28 Sep 2026 - 08:57 WIB

Megapolitan

LRT Jakarta Layani Lebih dari 100 Ribu Penumpang

Sunday, 27 Sep 2026 - 23:28 WIB