Indonesia Dorong Pengelolaan Danau Berkelanjutan Pada Pertemuan Lingkungan PBB

Tuesday, 1 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – “Kami mengajak negara anggota dan organisasi internasional untuk bersama-sama mengelola danau secara berkelanjutan,” seru Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya, melalui rekaman pernyataan yang disampaikan pada pertemuan lingkungan PBB, United Nations Environment Assembly (UNEA) 5.2, yang diselenggarakan di Nairobi. Lebih lanjut, Menteri Siti juga tekankan pentingnya tindakan kolektif dan kemitraan global untuk atasi tantangan lingkungan global. (28/2)

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, Laksmi Dhewanthi, selaku Ketua Delegasi Indonesia yang hadir secara langsung pada pertemuan di Nairobi tegaskan kesiapan Indonesia mendukung upaya pencapaian sasaran Sustainable Development Goals (SDGs) butir 6.6 untuk menjaga ekosistem air, termasuk danau.

“Sebagai negara kepulauan yang memiliki banyak sekali danau, Indonesia berkepentingan untuk mendorong pemanfaatan danau dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama,” jelas Dirjen Laksmi. “Dengan pengalaman dan kapasitas dalam isu pengelolaan danau, Indonesia siap mengambil posisi leading dalam isu ini,” tambahnya.

Selain dorongan pengelolaan danau, Dirjen Laksmi, yang juga merupakan Wakil Presiden UNEA 5, menyampaikan progress tindak lanjut resolusi UNEA tentang Protection of the Marine Environment from Land-Based Activities dan tentang Sustainable Management for Global Health of Mangrove. “Indonesia terus memperkuat komitmennya dan melaksanakan kebijakan dan program terkait pesisir dan laut yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Duta Besar Indonesia untuk Kenya, selaku Wakil Tetap Indonesia untuk UNEP, Mohamad Hery Saripudin, tegaskan pentingnya isu lingkungan sebagai currency hubungan internasional saat ini. “Pertemuan ini merupakan platform untuk menentukan norma tentang bagaimana negara anggota menyikapi berbagai isu lingkungan, yang nantinya akan mempengaruhi bagaimana negara bersikap satu sama lain. Untuk itu, Indonesia, sejalan dengan Presidensi G20, harus memberikan teladan yang baik dalam upaya pencapaian SGDs, termasuk melalui pembahasan berbagai macam resolusi seperti nature-based solution, marine litter, hingga terkait circular economy,” jelas Dubes Hery.

See also  Pengendalian ODOL Jaga Kemantapan Jalan dan Keselamatan Berkendara

UNEA merupakan pertemuan tingkat Menteri Lingkungan yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Pada tahun 2021, pertemuan UNEA 5 terkendala pandemi COVID-19 yang memaksa pelaksanaannya dibagi menjadi 2, yakni UNEA 5.1 tahun 2021 dan UNEA 5.2 tahun 2022. Tema pertemuan yang dilaksanakan secara daring dan luring kali ini adalah “Strengthening Actions for Nature to Achieve the Sustainable Development Goals”.

Dalam UNEA, perwakilan dari 193 Negara Anggota PBB, komunitas bisnis, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya bertemu untuk menyepakati berbagai kebijakan untuk mengatasi tantangan lingkungan dunia.

Segera setelah pelaksanaan UNEA-5.2, akan diselenggarakan peringatan 50 tahun berdirinya United Nations Environment Programme (UNEP) pada tanggal 3-4 Maret 2022. Deklarasi United Nations Conference on the Human Environment pada tahun 1972 di Stockholm, Swedia, merupakan milestone pengembangan hukum lingkungan internasional yang mengakui pentingnya lingkungan yang sehat bagi manusia, dan mendorong pendirian UNEP.

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB