Fithra Faisal: Jakarta Tetap Jadi Pusat Ekonomi dan Bisnis

Wednesday, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

DAELPOS.com – Meski status sebagai Ibu Kota Negara (IKN) akan berpindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), namun peran Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis di Indonesia tetap tidak tergeser.

Menurut pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal Hastiadi, secara infrastruktur dan ekosistem, kota Jakarta sudah dirancang sebagai pusat ekonomi bisnis. Sehingga, pemindahan ibu kota negara tidak akan menggeser eksistensi dan peran Jakarta sebagai sentral ekonomi dan bisnis.

“Peran ekonomi dan bisnis Jakarta tidak mudah dipindah,” tegasnya.

Dia menyebutkan, Jakarta saat ini sebagai ibu kota, pusat bisnis, jasa, perdagangan, wisata, pendidikan, industri dan pelabuhan. Apabila peran sebagai ibu kota tak lagi disandang, aktivitas lainnya kemungkinan bisa lebih berkembang di Jakarta.

“Jakarta dapat terus berkembang dan berlanjut meski tidak menjadi ibu kota,” ucapnya.  

Fithra mengungkapkan, masa transisi pembangunan ibu kota negara baru cukup panjang. Selama jangka waktu tersebut, ekosistem ekonomi di sana belum terbentuk. Sebab, dalam lima tahun pertama fokus pemerintah adalah membangun pusat pemerintahan.

“Saya prediksi ibu kota negara yang baru nantinya tidak menjadi pusat aktivitas ekonomi. Seperti di Ibu Kota Australia, Canberra, pusat aktivitas ekonomi tidak di sana namun di Melbourne dan Sydney,” bebernya.    

Fithra melihat bahwa beban fisik Jakarta saat ini, seperti kepadatan penduduk, kemacetan dan banjir, dapat berkurang dengan melakukan ekspansi dan akumulasi ke wilayah sekitar. Kemudian, membangun nature daerah yang konsepnya megapolitan, sehingga bisa memperdayakan kota sekitarnya.  

“Masalah beban tersebut harus diselesaikan dengan cepat dan efektif untuk mendukung masa depan Jakarta sebagai pusat ekonomi. Berharap dengan adanya perpindahan ibu kota, sebagian beban Jakarta akan berkurang. Sehingga, lebih mampu menyelesaikan masalah perkotaan,” tutupnya.

See also  Menteri Basuki Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Bilateral Indonesia dengan Turki

Berita Terkait

Kolaborasi PUPR–Hutama Karya dalam Pemulihan Pascabencana Sumatra Barat
Kementerian PU Lanjutkan Penanganan 1.459 Titik Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar
Nelayan Pidie Jaya Mulai Melaut, Kementerian PU Dorong Geliat Ekonomi Lewat Normalisasi Sungai Krueng Meureudu
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumut, Akses Jalan Mulai Pulih
Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Hutama Karya Evaluasi Nataru, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 2,4 Juta Kendaraan
3.719 Relawan Kesehatan Dikerahkan, Layani Pengungsi di Ribuan Pos Pengungsian
HUT Ke-75 Snesa Lamongan dan Reuni IKASNESA, Wamen Viva Yoga Ajak Wujudkan Bangsa Unggul

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 16:42 WIB

Kolaborasi PUPR–Hutama Karya dalam Pemulihan Pascabencana Sumatra Barat

Thursday, 8 January 2026 - 16:30 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan 1.459 Titik Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar

Thursday, 8 January 2026 - 11:28 WIB

Nelayan Pidie Jaya Mulai Melaut, Kementerian PU Dorong Geliat Ekonomi Lewat Normalisasi Sungai Krueng Meureudu

Wednesday, 7 January 2026 - 19:41 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumut, Akses Jalan Mulai Pulih

Wednesday, 7 January 2026 - 00:35 WIB

Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Pasca Bencana di Tol Binjai-Langsa

Saturday, 10 Jan 2026 - 02:07 WIB

Olahraga

Comeback Dramatis, Pertamina Enduro Taklukkan Electric PLN 3-2

Saturday, 10 Jan 2026 - 01:51 WIB