Evakuasi Harimau Sumatera Terjerat di Dusun Pardomuan Dipastikan Berjalan Kondusif

Tuesday, 26 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Penanganan Konflik Warga di Dusun Pardomuan Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan dengan seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dipastikan berjalan kondusif meski sempat mengalami kendala.

“Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok pada Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan yang menangani evakuasi bersama dengan TNI, Kepolisian, aparat pemerintah setempat, serta masyarakat menjamin proses terus berjalan secara kondusif, meski sempat terjadi penyerangan harimau sumatera tersebut kepada dokter hewan yang berusaha membiusnya,” ujar Irzal Azhar, Plt. Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, (24/04/2022).

Informasi terdapatnya harimau sumatera terjerat berawal pada Jumat 22 April 2022, pukul 18.30 Wib, Komandan Rayon Militer (Danramil) Batang Toru melaporkan adanya Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang terjerat di Dusun Pardomuan kepada Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok pada Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan.

Laporan tersebut ditindaklanjuti Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama dengan lembaga mitra kerjasama Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Center (YOSL-OIC) segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 01.30 Wib dengan membawa kandang transit dan serta peralatan senjata. Setibanya di lokasi, Tim melakukan koordinasi dengan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batang Toru, Danramil Batang Toru, Camat Angkola Sangkunur, pemilik jerat beserta masyarakat Desa Batu Godang.

Menurut keterangan masyarakat, harimau diketahui terjerat pertama kali pada Jumat 22 April 2022, sekitar pukul 11.00 Wib. Kemudian saat dicek ulang pada pukul 16.00 Wib, posisi harimau yang terjerat telah berpindah tempat sejauh 200 meter dengan keadaan jerat sling terlilit di kaki yang disangkutkan pada batang pohon. Mengingat kondisi cuaca dan mempertimbangkan keselamatan Tim, akhirnya disepakati dengan muspika dan masyarakat, Tim akan melakukan pengecekan ke lokasi besok pagi.

See also  Dengan Buku, Heru Budi Kenalkan Asal Usul Tempat di Jakarta

Pada Sabtu 23 April 2022, pukul 07.00 Wib, Tim menuju lokasi dengan berjalan kaki sejauh 2 km dan tiba pada pukul 09.00 Wib. Di lokasi Tim menemukan seekor Harimau Sumatera yang terjerat dengan kondisi kaki terlilit tali sling dan dalam keadaan lemas. Rencana evakuasi akan dilakukan dengan cara di tembak bius. Pada pukul 23.30 Wib, Dokter Hewan (drh). Anhar tiba di lokasi, kemudian dilakukan diskusi dengan melibatkan Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan, Camat Angkola Sangkunur, Kapolsek Batangtoru, Koramil Siais, YOSL-OIC, Yayasan Scorpion, aparat desa serta masyarakat desa dan disepakati evakuasi akan dilakukan besok pagi.

Pada Minggu, 24 April 2022, pukul 04.45 Wib, Tim dan dokter hewan melakukan persiapan, serta pengecekan senjata bius. Pukul 06.40 Wib, Tim tiba di lokasi harimau terjerat, kemudian pada pukul 07.05 wib drh. Anhar melakukan pembiusan dengan cara menembak. Tembakan bius mengenai badan/tubuh harimau, namun tanpa diduga harimau tiba-tiba langsung menyerang drh. Anhar yang mengakibatkan luka di bagian lengan sebelah kiri yang menyebabkan drh. Anhar segera dievakuasi ke rumah sakit Padangsidimpuan untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu usai menyerang harimau kemudian lari menjauh.

Melihat kondisi tersebut Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan bersama-sama dengan Camat Angkola Sangkunur, Kapolsek Batangtoru, mewakili Danramil Siais, kepala desa, YOSL-OIC, dan Yayasan SCORPION menyampaikan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta memberikan himbauan agar 3 hari kedepan warga tidak melakukan aktifitas apapun di kebun, tetap waspada dan dalam melakukan aktifitas di luar rumah tidak sendiri melainkan secara berkelompok dan minimal 5 orang, serta segera melaporkan/memberikan informasi kepada petugas terkait bila melihat adanya tanda-tanda keberadaan harimau tersebut.

See also  Groundbreaking LRT Fase 1B, Heru Budi Harap Tepat Waktu

Untuk penanganan berikutnya, Balai Besar KSDA Sumatera Utara akan melakukan pemasangan perangkap di sekitar lokasi kejadian, dan melakukan patroli rutin, serta pendampingan terhadap masyarakat sampai situasi kembali kondusif.(*)

Berita Terkait

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan
Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan
Dukung Kelancaran Mudik, Hutama Karya Fungsionalkan Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai
Darwati A. Gani Siap Dukung Kegiatan Kaum Muda Aceh yang Bermanfaat
Penutupan Sementara Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggan –Kayu Agung

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 14:40 WIB

GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan

Sunday, 31 May 2026 - 22:21 WIB

Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari

Wednesday, 8 April 2026 - 13:22 WIB

Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Saturday, 4 April 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PANRB Dorong Percepatan MPP dan MPP Digital di Daerah

Tuesday, 17 March 2026 - 09:52 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Banda Aceh, Darwati Soroti Peran Ibu dalam Menjaga Persatuan

Berita Terbaru

Berita Utama

Perjuangkan Pelestarian Aksara Kawi, LaNyalla Temui Fadli Zon

Wednesday, 1 Jul 2026 - 01:20 WIB