Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari

Sunday, 31 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman mengajak para perantau Lambah, Nagari Sianok Anam Koto, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, untuk mengambil peran lebih besar dalam membangun kampung halaman melalui penguatan ekonomi dan sinergi antara ranah dan rantau.

Ajakan itu disampaikan Irman saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Perantau Lambah (IKKPL) di Gedung Serbaguna PKDP, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (30/5).

Menurut mantan Ketua DPD RI dua periode tersebut, organisasi perantau tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga harus menjadi kekuatan strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi nagari.

“Sejauh apa pun rantau dijalankan, hubungan dengan kampung halaman harus tetap terjaga. Perantau harus menjadi bagian dari solusi pembangunan nagari,” ujarnya.

Irman menilai Jorong Lambah dan Kecamatan IV Koto memiliki potensi besar menjadi motor kebangkitan ekonomi Kabupaten Agam melalui sektor pariwisata, UMKM, ekonomi nagari, dan jejaring usaha perantau.

“Melalui Jorong Lambah, kita dorong Ampek Koto. Yang penting kita bangkit. Agam ini harimau, apa pun masalah yang dihadapi, kita harus bangkit,” tegasnya.

Ia juga mendorong IV Koto menjadi kawasan penyangga wisata unggulan yang terintegrasi dengan Bukittinggi. Menurutnya, posisi geografis yang berbatasan langsung dengan Bukittinggi merupakan peluang besar untuk menangkap limpahan wisatawan.

“Kita harus menangkap tumpahan wisatawan dari Bukittinggi agar mereka tidak sekadar lewat, tetapi menginap, berbelanja, menikmati kuliner, dan merasakan kekayaan budaya yang dimiliki IV Koto,” katanya.

Irman menyoroti masih rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Agam dibandingkan Bukittinggi. Padahal, sejumlah destinasi wisata penopang Bukittinggi berada di wilayah Agam.

“Saat ini PAD Bukittinggi sekitar Rp700 miliar, sementara Agam baru sekitar Rp200 miliar. Padahal Bukittinggi tidak akan begitu terkenal tanpa Ngarai Sianok, Koto Gadang, dan kawasan penyangga lainnya di Agam,” ujarnya.

See also  Warga Blitar Terlantar di Banda Aceh Dipulangkan atas Peran dan Bantuan Haji Uma

Karena itu, ia mengusulkan pengembangan kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Ngarai Sianok, Koto Gadang, Balingka, Sungai Landia, Guguak hingga Lambah melalui kolaborasi antarnagari.

Menurut Irman, Lambah dan Sianok Anam Koto memiliki potensi besar di sektor wisata alam, kuliner khas seperti gulai itiak lado mudo, serta industri fesyen muslim dan konveksi yang dapat diperkuat melalui jaringan perantau.

Selain pariwisata, Irman juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih yang dikembangkan sesuai potensi unggulan masing-masing nagari.

“Orang Minang itu DNA-nya saudagar. Karena itu ekonomi masyarakat harus kita bangkitkan. Minang harus menjadi pionir di tengah berbagai kesulitan bangsa saat ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, M. Iqbal mengapresiasi semangat para perantau yang tetap menunjukkan kepedulian terhadap kampung halaman.

“Kami merasa bangga dan terhormat. Ini menunjukkan kecintaan perantau terhadap kampung halaman masih sangat kuat,” ujarnya.

Acara pelantikan IKKPL juga diisi dialog interaktif yang membahas strategi pengembangan ekonomi nagari, penguatan sektor pariwisata IV Koto, serta kolaborasi antara ranah dan rantau untuk mendorong kemajuan Kabupaten Agam.

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru