Maudy Ayunda: Agenda EdWG Penting Untuk Generasi Muda Indonesia, Ayo Kita Dukung

Friday, 29 July 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maudy Ayunda selaku Tim Juru Bicara Presidensi G20 ( foto istimewa )

Maudy Ayunda selaku Tim Juru Bicara Presidensi G20 ( foto istimewa )

DAELPOS.com – Indonesia selaku pemangku Presidensi G20 melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), kembali mengajak negara-negara G20 untuk memperkuat komitmennya dalam memulihkan sektor pendidikan pasca pandemi melalui Kelompok Kerja Pendidikan (Education Working Group/EdWG) G20 ketiga yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 27-28 Juli 2022 secara hibrida.

​​Pada pertemuan ketiga ini, Kemendikbudristek memimpin pembahasan terkait beberapa agenda prioritas, yaitu Solidaritas dan Kemitraan, serta Masa Depan Dunia Kerja Pasca COVID-19. Kemendikbudristek juga akan memimpin pembahasan lebih lanjut terkait Laporan G20 EdWG, serta draf Deklarasi Menteri Pendidikan yang sempat dibahas pada pertemuan sebelumnya.

Maudy Ayunda selaku Tim Juru Bicara Presidensi G20 mengatakan bahwa agenda pendidikan pada EdWG yang dipimpin oleh Kemendikbudristek sangatlah penting untuk masa depan Indonesia, khususnya bagi generasi mendatang. “Topik Masa Depan Dunia Kerja Pasca Covid-19 menjadi hal yang penting dalam dunia pendidikan. Saya berharap melalui Presidensi G20 dapat merumuskan sistem pendidikan yang mampu mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap memasuki dunia kerja. Oleh karenanya, generasi muda Indonesia perlu mendukung penuh agenda EdWG G20,” ujar Maudy.

Dalam EdWG ketiga ini, Kemendikbudristek juga mengajak para delegasi untuk berdiskusi menciptakan Deklarasi Menteri Pendidikan untuk dibawa dalam Pertemuan Tingkat Menteri Bidang Pendidikan (Education Ministers’ Meeting) yang akan diselenggarakan pada bulan September 2022.

Dunia pendidikan adalah sektor yang sangat kompleks, sehingga Indonesia selalu menyerukan pentingnya gotong royong dan kerja sama antar negara dalam usaha memulihkan dunia pendidikan, terutama dalam situasi pasca pandemi. Sebagaimana yang disampaikan oleh Chair of G20 EdWG, Iwan Syahril dalam pertemuan EdWG kali ini “Saya berharap seluruh peserta dapat mengambil peran aktif dengan menyampaikan pemikiran-pemikiran positif guna mendukung Deklarasi Menteri Pendidikan, memulihkan dan menciptakan sektor pendidikan berkualitas. Tidak luput juga untuk menyediakan akses pendidikan bagi semua kalangan dengan semangat gotong royong”.

See also  Dampak Corona, DPR Pertimbangkan Pembukaan Masa Sidang

Hal ini senada dengan yang sering disuarakan oleh Maudy Ayunda dalam banyak kesempatan “Beberapa tahun terakhir ini, banyak sekali tantangan, khususnya dunia pendidikan yang harus dihadapi. Mulai dari penerapan pembelajaran sistem daring, kendala teknologi, terbatasnya media pembelajaran, kesehatan mental siswa dan pengajar, hingga situasi learning loss siswa. Gotong royong merupakan nilai yang penting bagi kita untuk bekerja sama dalam memperbaiki situasi ini, karena hal ini tidak dapat dilakukan sendiri. Negara-negara di dunia juga harus berkomitmen untuk bekerjasama dan bergotong royong dalam memulihkan dunia pendidikan secara global”.

Selain membahas isu prioritas pendidikan, dalam pertemuan EdWG ketiga ini Kemendikbudristek menyampaikan diskusi yang dilakukan dalam Pra-Konferensi Transformasi Pendidikan (Transforming Education Summit/TES) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah diselenggarakan pada bulan Juni lalu di Paris, Perancis.

TES sendiri merupakan wadah untuk memobilisasi semangat dan komitmen politik yang lebih besar guna membalikkan kemunduran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) keempat, yaitu menata kembali pendidikan (reimajinasi) dan mempercepat kemajuan pendidikan serta Tujuan SDGs 2030. Partisipasi Indonesia dalam TES merupakan salah satu usaha Indonesia untuk menyuarakan inisiatif dan komitmen dalam dunia pendidikan di forum dengan skala yang lebih besar.

Mengingatkan kembali, EdWG G20 merupakan forum diskusi negara-negara anggota G20 yang fokus pada empat isu prioritas pendidikan yaitu, Pendidikan Berkualitas untuk Semua, Teknologi Digital dalam Pendidikan, Solidaritas dan Kemitraan, serta Masa Depan Dunia Kerja Pasca COVID-19.

Berita Terkait

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton
Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional
Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus
Setelah Empat Tahun Pendampingan, Hutama Karya Serahkan Sentra Kriya Ogan Ilir ke Perajin dan Pemkab
Mendes Yandri Pastikan Proses Pengisian Jabatan di Kemendes PDT Dilakukan Secara Transparan

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Thursday, 6 August 2026 - 15:27 WIB

Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Wednesday, 5 August 2026 - 14:44 WIB

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 4 August 2026 - 14:19 WIB

HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Monday, 3 August 2026 - 16:39 WIB

Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel

Thursday, 6 Aug 2026 - 16:41 WIB