Menteri Bahlil: ASEAN Harus Tumbuh Bersama dan Kerja Bersama untuk Kesejahteraan Bersama

Wednesday, 14 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – di Siem Reap, Kamboja pagi tadi (14/9), Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia langsung menghadiri Persidangan ke-25 Dewan Kawasan Investasi ASEAN (AIA Council). Tujuan persidangan ini antara lain merespon ASEAN Investment Report (Laporan Investasi ASEAN) 2022 yang disusun dan dipublikasikan oleh UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development) dengan dua hal utama yang ditelaah, yaitu FDI (Foreign Direct Investment) dan fasilitasi investasi.

Dalam kesempatan ini, Bahlil menyampaikan apresiasi kepada Kamboja atas kepemimpinannya dalam Keketuaan ASEAN tahun 2022. Terkait laporan UNCTAD, Menteri Investasi bersyukur bahwa FDI di ASEAN telah kembali seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19. Akan tetapi, Bahlil menggarisbawahi adanya distribusi penyebaran FDI yang tidak merata di antara negara-negara ASEAN.

“Karena itu menurut saya bahwa kita negara-negara yang tergabung dalam ASEAN itu sudah mulai berpikir untuk saling memberikan suatu peluang yang baik kepada masing-masing negara untuk menghargai keunggulan komparatifnya, yang pada akhirnya itu kemudian menjadi bagian agenda dalam rangka pemerataan investasi,” ucap Bahlil.

Dalam forum tersebut, Bahlil mengusulkan dilakukannya promosi investasi bersama negara-negara ASEAN dengan melakukan pendekatan kepada keunggulan komparatif masing-masing. Kunci utamanya adalah meletakkan nilai-nilai dasar seperti yang digagas oleh para pendiri ASEAN.

“Karena ketika pemerataan tidak terjadi, saya pikir kehadiran kita yang tergabung dalam ASEAN belum mampu kita wujudkan bersama dari apa yang dicita-citakan oleh pendiri ASEAN dulu. Kita tidak ingin hanya satu negara tertentu yang merasakan hasil maksimal dari keberadaan kita di ASEAN, sementara negara lain tidak. Karena lambang padi ASEAN itu adalah tumbuh bersama, kerja sama bersama, dan harus mendapat bagian bersama dalam rangka mewujudkan kesejahteraan itu,” ungkap Bahlil.

See also  Jasa Marga Lakukan Pekerjaan Rekonstruksi Pavement di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Persidangan Dewan Kawasan Investasi ASEAN (AIA Council) merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan ke-54 Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) yang kali ini dilaksanakan di Kamboja yang memegang Keketuaan ASEAN di tahun 2022.  Rangkaian pertemuan dilaksanakan tanggal 11-18 September 2022 dan meliputi pertemuan tingkat menteri ekonomi negara-negara ASEAN maupun dengan negara-negara mitranya. Pertemuan puncak tingkat Kepala Negara ASEAN menurut rencana juga akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan November 2022.(*)

Berita Terkait

Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Diresmikan, IWIP Bangun Proyek Strategis di Halmahera
Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis
Tawarkan Lebih 5.000 Aset, Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026
Joumpa Kini Bisa Dipesan di wondr by BNI, Perjalanan Nasabah Jadi Lebih Praktis
Hutama Karya Perkuat Pengendalian Pelaksanaan Proyek Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan–Pulau Laut
Hilirisasi Masuki Babak Baru, Daya Saing Rantai Nilai Global Jadi Perhatian
Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 08:19 WIB

Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Diresmikan, IWIP Bangun Proyek Strategis di Halmahera

Wednesday, 7 October 2026 - 15:48 WIB

Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis

Tuesday, 6 October 2026 - 20:04 WIB

Tawarkan Lebih 5.000 Aset, Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026

Saturday, 3 October 2026 - 18:50 WIB

Joumpa Kini Bisa Dipesan di wondr by BNI, Perjalanan Nasabah Jadi Lebih Praktis

Friday, 2 October 2026 - 12:38 WIB

Hutama Karya Perkuat Pengendalian Pelaksanaan Proyek Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan–Pulau Laut

Berita Terbaru

Energy

Debat Bahasa Inggris, Ancaman AI Jadi Sorotan Mahasiswa ITPLN

Saturday, 10 Oct 2026 - 16:26 WIB

Nasional

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Saturday, 10 Oct 2026 - 11:07 WIB