Kementerian PUPR Tingkatkan Kualitas Jalan Nasional di Maluku Utara, Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Tuesday, 27 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah terus meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Selain pembangunan jalan tol, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga melakukan pembangunan dan pemeliharaan jalan arteri nasional. Salah satunya adalah pemeliharaan/preservasi ruas jalan nasional di Pulau Halmahera dan Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Tujuan pemeliharaan jalan ini adalah untuk mejaga kemantapan kondisi jalan sehingga biaya logistik dapat ditekan. Efisiensi biaya transportasi ini akan meningkatkan daya saing komoditas yang diangkutnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. “Dengan konektivitas yang semakin lancar akan membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut,” kata Menteri Basuki.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara Herdiantor Arifin mengatakan, di Provinsi Maluku Utara terdapat 67 ruas jalan nasional dengan total panjang 1.208 km.

“Khusus di Pulau Halmahera pada tahun 2022 tengah dikerjakan pemeliharaan ruas jalan sepanjang 796,78 km dan di Pulau Ternate sepanjang 43,98 km,” kata Herdiantor.

Dikatakan Herdiantor, terdapat tiga ruas jalan yang tengah ditangani di Pulau Halmahera yakni preservasi Jalan Kao – Boso – Sidangoli (Derm. Fery) – Sp. Dodinga – Bobaneigo – Ekor sepanjang 137,65 km yang menghubungkan Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara. Alokasi anggaran untuk pekerjaan di ruas tersebut sebesar Rp13,13 miliar.

Ruas selanjutnya yakni Preservasi Jalan Ekor – Subaim – Buli –Maba di Kabupaten Halmahera Timur sepanjang 156,80 km dengan anggaran Rp65,75 miliar. Terakhir adalah Preservasi Ruas Jalan Sp.Dodinga-Sofifi-Akelamo (Km.60)- Payahe –Weda sepanjang 127,83 km yang menghubungkan Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Tengah, dengan anggaran Rp38,41 miliar.

See also  Pulihkan Lingkungan, Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama Lakukan RHL di Lokasi Bencana

Selanjutnya di Pulau Ternate, pada tahun 2022 tengah dilaksanakan Preservasi Jalan Keliling Pulau Ternate sepanjang 43,98 km dengan anggaran Rp4,12 miliar. Pulau Ternate merupakan salah satu sentra produsen rempah dan memiliki beberapa tempat bersejarah seperti Benteng Oranje, Masjid Sultan Ternate, dan Benteng Kalamata. Beberapa bangunan tua peninggalan sejarah tersebut pun masih dirawat. (*)

Berita Terkait

Jalan Nasional Padang–Solok Kembali Normal, Kementerian PU Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Bandang
DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial
Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air
Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026
Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026
BNI dan Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan dan Perpajakan Digital bagi UMKM
Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung
Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:18 WIB

Jalan Nasional Padang–Solok Kembali Normal, Kementerian PU Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Bandang

Monday, 21 September 2026 - 18:27 WIB

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air

Saturday, 19 September 2026 - 22:05 WIB

Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Friday, 18 September 2026 - 17:01 WIB

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Berita Terbaru