Menaker Ida: KKIN, Tantangan Instruktur Ciptakan Inovasi Makin Variatif

Friday, 7 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu program rutin Kementerian Ketenagakerjaan untuk menempa skill para instruktur yakni Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN). Melalui kompetisi, Instruktur akan tertantang untuk terus meng-upgrade dan mengembangkan kompetensinya tidak hanya dalam hard skill atau kemampuan teknis, tetapi juga dalam soft skill yang dimiliki. 

“Dengan adanya kompetisi, Instruktur akan tertantang untuk menciptakan inovasi yang semakin variatif dan sesuai perkembangan zaman, sehingga luaran atau lulusan dari pelatihan kompetensi memiliki kualitas yang mumpuni dan siap berkontribusi di pasar kerja, ”  ujar Ida Fauziyah saat menutup KKIN ke-VIII di kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (6/10/2022). 

Ida Fauziyah menjelaskan Instruktur merupakan ‘Garda Terdepan’ dalam penyelenggaraan pelatihan kompetensi. Instruktur juga merupakan modalitas untuk  menciptakan dan menumbuhkan calon tenaga kerja peserta pelatihan yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan Pasar Kerja terkini. “Tujuan akhir KKIN ini, adalah agar Instruktur bisa terus berkembang dan maju dalam memberikan ilmu dan pelayanannya kepada peserta pelatihan kompetensi, ”  ujarnya. 

Ida Fauziyah mengungkapkan Instruktur Pemerintah atau Jabatan Fungsional Instruktur sejak ditetapkannya Peraturan Menpan-RB Nomor 82 Tahun 2020 telah mendorong transformasi Instruktur menjadi Jabatan Profesional. “Artinya Instruktur sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Instruktur dalam menjalankan tugas pokok, fungsi dan tangung jawab sesuai kewenangannya harus dilaksanakan secara Profesional, ”  katanya. 

Ida Fauziyah menegaskan ciri-ciri Instruktur profesional yakni memiliki kaidah yang tinggi; memiliki jiwa loyalitas kepada masyarakat; memiliki keahlian dan keterampilan tinggi; memiliki kewajiban karier dan kepribadian tinggi; serta memiliki keahlian yang baik dalam perancangan program kerja sebagai komponen organisasi dari kariernya. 

“Selain itu sebagai seorang professional, Instruktur juga harus memiliki nilai-nilai dasar seperti: kejujuran, integritas, loyalitas, akuntabilitas, objektivitas, transparansi, ketaatan pada hukum dan mampu untuk menjaga informasi yang bersifat rahasia, ”  ujarnya. 

See also  Menteri LHK Siapkan Kolaborasi Pelestarian Sumber Daya Air pada G-20 Presidensi Indonesia 2022

Di akhir sambutannya, Menaker Ida memberikan ucapan selamat kepada para Instruktur yang menjadi pemenang pada KKIN ke-VIII tahun 2022 ini.  Kepada Instruktur yang belum menang, diminta tidak sedih dan kecewa serta menjadikan momen ini menjadi  motivasi untuk terus mengembangkan diri di masa depan. 

“Semoga dengan adanya kompetisi rutin ini, ke depannya akan terus lahir dan muncul Instruktur-instruktur yang tangguh dan mampu bersinergi menciptakan SDM Indonesia Kompeten, ”  kata Ida Fauziyah. 

Sementara Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi  dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan mengatakan selain Kompetisi Keterampilan, di tahun-tahun mendatang, pihaknya akan merencanakan kompetisi Inovasi-inovasi Instruktur. 

“Kompetisi ini memotivasi Instruktur untuk terus semangat, berkarya dan menemukan inovasi-inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan digitalisasi revolusi industri 4.0, ” kata Budi Hartawan.

Berita Terkait

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terbaru

Nasional

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 Jun 2026 - 21:56 WIB

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB