Adopsi Sistem UNDP, Gus Halim: Tidak Boleh Ada Warga yang Terlewat Dalam Pembangunan Desa

Wednesday, 23 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pembangunan desa yang dilaksanakan dengan prinsip no one left behind akan dimaksimalkan dengan mengadopsi sistem Co-Creation. Sistem ini merupakan metodologi Social Innovation Platforms (SIP) yang dikembangkan United Nations Development Programme (UNDP).

Pesan ini disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) saat menerima Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, , Norimasa Shimomura di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Menurut Gus Halim, dengan Co-Creation maka kebutuhan dan masalah yang dihadapi masyarakat secara keseluruhan akan lebih banyak dieksplor. Sehingga menjadi acuan untuk melakukan pembangunan di desa.

“No one left behind prinsipnya di sini. Tidak boleh ada satupun warga desa yang terlewatkan partisipasinya dalam pembangunan desa,” jelasnya.

Gus Halim menjelaskan dalam dua tahun terakhir Kemendes PDTT telah mengadopsi metodologi SIP di Gorontalo dan Sukabumi. Sistem ini dinilai berhasil dan sangat berpengaruh pada pembangunan desa. Oleh karena itu, SIP akan dilanjutkan dengan skala yang lebih besar dan disandingkan dengan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).

“Kami mengakui pentingnya pembangunan pedesaan Indonesia. Saya berharap bahwa dengan bekerja sama, kita dapat membuat kumpulan praktik terbaik yang memungkinkan kita memberdayakan komunitas ini secara demokratis dan memajukan pembangunan nasional dan tujuan pembangunan berkelanjutan,” lanjut Gus Halim.

Metodologi SIP dikembangkan UNDP bersama Agirre Lehendakaria Center (ALC) dengan beberapa langkah. Selain Co-Creation, metodologi SIP ini juga dilaksanakan dengan beberapa langkah lainnya.

Di antaranya system mapping, listening process, collective sensemaking, prototyping, dan scalling. Kompleksitas ini merupakan upaya pendekatan berbeda dalam pembangunan desa. Sebab dilakukan pendekatan mendalam tentang apa saja yang benar-benar dibutuhkan seluruh warga.

Langkah ini disambut baik UNDP yang menekankan persamaan prinsip dengan Kemendes PDTT untuk melibatkan semua aktor masyarakat dalam proses pembangunan desa.

See also  Indonesia Dorong Pengelolaan Danau Berkelanjutan Pada Pertemuan Lingkungan PBB

Norimasa Shimomura optimistis pembangunan di desa semakin merata dan tepat sasaran, seiring dengan banyaknya kawasan yang dibangun dengan metodologi tersebut.

“Melibatkan semua anggota komunitas sangat penting,” tandas Shimomura.

Selain itu, dengan mengadopsi metodologi SIP, maka tidak akan dibiarkan siapa pun keluar dari proses perencanaan pembangunan desa.

“Upaya kami bergantung pada keterlibatan setiap anggota masyarakat, dan saya harap kami dapat melakukan hal yang sama di negara lain di kawasan ini dan sekitarnya,” jelasnya.

Berita Terkait

Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 17:02 WIB

Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda

Tuesday, 28 July 2026 - 12:16 WIB

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

Sunday, 26 July 2026 - 01:23 WIB

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Saturday, 25 July 2026 - 09:55 WIB

Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar

Berita Terbaru