Tujuh Catatan Wapres Pascakunjungan Lima Hari ke Papua

Monday, 5 December 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin yang juga merupakan Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus atau Badan Pengarah Papua (BPP) melakukan kunjungan kerja selama lima hari ke Papua. Dalam kunjungan tersebut Wapres mendatangi Jayapura dan Biak Numfor di Provinsi Papua, Merauke di Provinsi Papua Selatan, Kota Timika di Provinsi Papua Tengah, serta Kaimana di Provinsi Papua Barat.

Wapres menyampaikan, kunjungan kerja (kunker) ke lima daerah di tanah Papua ini merupakan kunjungan terlamanya di dalam negeri.

“Saya sebut kunker Papua ini, ini kalau bahasa agama Islamnya ini saya sedang melakukan ‘tawaf’ di Papua, berputar mengelilingi Papua. Jadi biasanya tawaf itu di Ka’bah, muter-muter Ka’bah tapi saya lagi tawaf di Papua,” ujar Wapres dalam video yang diakses pada kanal YouTube Wakil Presiden, Senin (05/12/2022).

Wapres mengaku sangat senang dapat bertemu serta menjaring aspirasi dari pemerintah daerah (pemda), tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga masyarakat Papua dalam rangka percepatan pembangunan kesejahteraan Papua.

“Saya mencatat berbagai kesan, aspirasi, dan saran masukan yang berharga,” imbuhnya.

Secara khusus, Wapres pun mengungkapkan tujuh hal yang ia peroleh dari kunjungan ke Papua kali ini.

Pertama, Wapres mengakui rangkaian kunjungan kerjanya kali ini paling berkesan dan memiliki optimistis yang sangat tinggi dalam memajukan masyarakat Papua.

“Saya sangat terkesan dengan semangat yang optimis, dari berbagai segmen sosial di dalam wujudkan Papua yang sejahtera, adil, dan damai,” kedua.

Kedua, Wapres mengungkapkan bahwa ia merasakan energi positif di tanah Papua, melalui landasan ikatan agama, adat, dan kepemimpinan pemerintah setempat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Saya selaku Ketua BPP akan memperkuat kolaborasi dengan gereja melalui persekutuan gereja-gereja di tanah Papua maupun melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),” ujarnya.

See also  Dampingi Presiden Jokowi dalam Pertemuan Bilateral dengan PM Australia, PM New Zealand dan PM Kamboja, Menteri Basuki Bahas Kerja Sama Infrastruktur

Ketiga, Wapres mengapresiasi masyarakat Papua yang tekun dan gigih dalam memajukan potensi masing-masing daerah.

“Saya mengapresiasi keinginan kuat untuk mengembangkan komoditas unggulan lokal, seperti sentra kopi di wilayah pegunungan, sentra lumbung pangan di Merauke, kemudian sentra rempah di Fakfak dan di Kaimana, lumbung ikan di Biak,” ujarnya.

Wapres menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan mendukung ekspor ikan langsung dari Biak ke Jepang maupun ke Amerika Serikat.

“Saya sudah minta Menteri Kelautan supaya bisa ekspor langsung dari Biak ke Jepang maupun ke Amerika. Ini saya kira, dan juga kebijakan Sail Teluk Cendrawasih-Semenanjung Bomberai Raya, mudah-mudahan ini juga bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Keempat, Wapres menyadari pentingnya konektivitas dan infrastruktur sebagai modal utama dalam membangun tanah Papua, sehingga memerlukan perencanaan matang dalam rencana penyelenggaraannya.

“Kehadiran provinsi-provinsi baru menuntut perlunya suatu master plan yang baru juga terkait tentang sistem transportasi terpadu tanah Papua termasuk skenario baru Trans Papua,” kata Wapres.

Wapres pun optimistis, keberadaan daerah otonom baru (DOB) akan memicu percepatan pembangunan di Papua sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemekaran Papua yang sudah ada empat DOB itu merupakan game changer di dalam percepatan pembangunan Papua. Saya berharap provinsi-provinsi baru, kompetitif untuk mempercepat pelayanan dan pembangunan, dengan tetap mengutamakan masyarakat asli Papua,” ujarnya.

Keenam, Wapres meminta jajaran pemerintah terkait untuk segera menyusun rencana aksi terkait pelaksanaan DOB.

“Saya instruksikan kepada para menteri/kepala badan untuk segera membahas solusi-solusi yang detail dan konkret untuk dimasukkan ke Rencana Aksi Tahun 2023-2024 termasuk agenda Sail Teluk Cendrawasih 2023,” ujarnya.

Ketujuh, Wapres juga mengungkapkan rencana untuk kembali berkunjung ke Papua untuk terus mengawal implementasi DOB dan percepatan pembangunan kesejahteraan Papua.

See also  Progress Bendungan Bulango Ulu Capai 87%, Hutama Karya Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo

“Insyaallah di tahun 2023, saya akan kembali mengunjungi berbagai daerah di tanah Papua untuk memenuhi undangan berbagai kelompok strategis Papua, sekaligus untuk memantapkan quick win pada tahun 2023 dan 2024,” pungkasnya. 

Berita Terkait

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!
Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa
Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 18:21 WIB

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 August 2026 - 13:51 WIB

Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

Friday, 7 August 2026 - 20:06 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa

Friday, 7 August 2026 - 13:17 WIB

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Berita Terbaru

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta / foto ist

Megapolitan

Gedung Abdul Muis Terbakar, Data Pajak DKI Aman

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:28 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono / foto ist

Berita Utama

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:21 WIB