Kick-Off Meeting World Water Forum Ke-10, Momentum Jadikan Isu Air Sebagai Agenda Global Utama

Wednesday, 15 February 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia telah siap menjadi tuan rumah World Water Forum dengan digelarnya Kick-Off Meeting pada 15-16 Februari 2023 di Jakarta Convention Center. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.400 peserta dari berbagai pemangku kepentingan di bidang pengelolaan air, sebagai perkenalan menuju World Water Forum ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali pada 18-23 Mei 2024.

Presiden Joko Widodo menyampaikan agenda penting yang harus diprioritaskan dalam penyelenggaraan World Water Forum 2024. Yakni upaya konservasi air, ketersediaan air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam berupa banjir dan kekeringan.

“Agenda-agenda tersebut harus menjadi kerja bersama, partisipasi rakyat dan kerja sama dari berbagai pihak, dialog dan kemitraan antar negara yang dilakukan dalam semangat kebersamaan untuk kesejahteraan rakyat dunia,” terang Presiden Jokowi dalam sambutan melalui video.

Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon mengatakan permasalahan air sangat penting, karena air adalah satu-satunya elemen yang tidak bisa direproduksi oleh manusia. Untuk itu, ia mengajak semua politikus dan petinggi-petinggi di pemerintahan untuk berhenti mengabaikan pentingnya pengelolaan air.

“Untuk level tinggi di organisasi internasional dan pemerintahan, kita ingin mereka menempatkan air sebagai agenda utama. Karena selama ini kami merasa air tidak menjadi agenda utama,” kata Fauchon.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono selaku Wakil Ketua Komite Nasional Penyelenggaraan World Water Forum Ke-10 mengatakan World Water Forum merupakan platform sumber daya air terbesar yang diikuti oleh seluruh lapisan pemangku kepentingan bidang air untuk saling berbagi pengalaman dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan pengelolaan air global. Melalui Kick-Off Meeting ini, ada enam masalah utama sumber daya air yang akan dibahas melalui proses politik, tematik, dan regional.

See also  Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian PUPR Lakukan Refocussing untuk Program Padat Karya Tunai TA 2021

“Pada World Water Forum yang ke-10 ini, para pemangku kepentingan di semua tingkat harus memiliki inisiatif dan tanggung jawab untuk segera mengambil tindakan yang berani dan nyata. Kita membutuhkan perubahan sikap, kesadaran di semua tingkat, inisiatif, tanggung jawab, kolaborasi, solidaritas, dan financing yang semuanya mengarah ke tindakan yang nyata,” katanya.

Menteri Basuki mengatakan keyword World Water Forum Ke-10 ini yaitu water is politic. Atensi pemerintah terhadap masalah air di setiap negara sangat penting untuk dapat mengatasi semua permasalahan terkait air saat ini, seperti kelangkaan air dan water-related disaster.

“Stop ignoring water. Jangan abaikan persoalan air ini. Sekarang di Eropa juga kesulitan air karena climate change dan mereka tidak punya reservoir. Itu karena politik, mereka punya ahlinya tapi tidak mereka kerjakan. Sedangkan di Indonesia sini, dalam 10 tahun, kita sudah membangun 61 bendungan,” kata Menteri Basuki.

Turut hadir Menteri Air dan Sanitasi Senegal Serigne Mbaye Thiam, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Bali I Wayan Koster, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan para Dewan Gubernur World Water Council. (*)

Berita Terkait

Dukung Visi Pangan Presiden, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya Datangkan Ribuan Bibit & Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim
Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan
Terima Pengurus GMNI, Wamen Viva Yoga: Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme
Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru
Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues
Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 13:34 WIB

Dukung Visi Pangan Presiden, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya Datangkan Ribuan Bibit & Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim

Friday, 6 November 2026 - 09:02 WIB

Wamen Viva Yoga Dorong Produk UMKM Transmigran Tembus Pasar Wisatawan

Thursday, 5 November 2026 - 09:19 WIB

Terima Pengurus GMNI, Wamen Viva Yoga: Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme

Wednesday, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Kementerian PU Alihkan Alur Sungai Regoyo dan Buka Akses Warga Terdampak Lahar Semeru

Tuesday, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Pacu Kualitas Akademik, Bidik Akreditasi Unggul

Saturday, 7 Nov 2026 - 14:53 WIB