Melalui Indonesia Green Forestry and Environment Expo 2023, KLHK Sebar Optimisme Capai Target FOLU Net Sink 2030

Friday, 3 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan PT. Wahyu Promo Citra menyelenggarakan pameran sektor kehutanan dan lingkungan hidup bertajuk “13th Indonesia Green Forestry and Environment Expo 2023 di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Pameran yang diselenggarakan mulai tanggal 2 – 5 Maret 2023 ini merupakan pameran terbesar kehutanan yang menyajikan berbagai produk hasil hutan kayu dan bukan kayu yang bersumber dari praktik pengelolaan hutan lestari, upaya-upaya perlindungan keanekaragaman hayati dan ekosistem, kisah sukses pemberdayaan masyarakat sekitar hutan melalui kemitraan kehutanan, perhutanan sosial, kemitraan konservasi, serta informasi peran sektor kehutanan dan lingkungan hidup dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

“Indonesia Green Forestry and Environment Expo merupakan pameran kehutanan dan lingkungan hidup di Indonesia yang sudah terselenggara rutin sejak tahun 2009,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam sambutan pembukaan 13th Indonesia Green Forestry and Environment Expo 2023 yang dibacakan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari KLHK, Agus Justianto, Rabu, 2 Maret 2023.

Tema Indonesia Green Forestry and Environment Expo tahun 2023 adalah “Sukseskan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Melalui Sinergi Sektor Kehutanan dan Sektor Industri”.

“Tema ini merupakan manifestasi dari semangat dan optimisme kita bersama mengakselerasi implementasi pengendalian perubahan iklim di Indonesia,” imbuh Agus.

Agus pun mengajak para stakeholder sektor kehutanan dan lingkungan hidup untuk bekerjasama dalam mengatasi perubahan iklim. “Perubahan iklim menuntut kita mengedepankan multilateralisme, paradigma kolaborasi dan kerja sama. Kita semua harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Provinsi DIY yang hadir diwakili oleh Plh. Sekretaris Daerah DIY, Wiyos Santoso, menyatakan dalam sambutannya bahwa menjadi suatu kehormatan Yogyakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan “Indonesia Green Forestry & Environment Expo ke-13”.

See also  Evaluasi Akhir Program TEKAD, Mendes Yandri Minta Transparansi secara Total

“Kita hadir disini untuk sebuah urgensi, yaitu mengajak generasi muda untuk mencintai hutan dan lingkungan hidup di era keterbukaan informasi publik. Bagaimanapun, saat ini, dunia sedang menghadapi tantangan lingkungan hidup yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Wiyos.

Atas alasan itulah, Gubernur DIY berpikir perlunya untuk turut menciptakan generasi muda cinta lingkungan, dengan cara yang produktif dan berkelanjutan. Untuk itu, saya mencoba menawarkan beberapa alternatif strategi, yang bisa diimplementasikan, seperti pendidikan sebagai kunci, mendorong generasi muda untuk mengambil tindakan dengan cara yang positif, mewaspadai potensi jebakan media sosial dan diseminasi informasi publik lainnya, dan memastikan bahwa suara generasi muda harus diakomodir dalam proses pengambilan keputusan yang memiliki dampak terhadap lingkungan.

Pada kesempatan tersebut juga diadakan Sarasehan dengan mengangkat tema “Kelola Generasi Muda Cinta Hutan dan Lingkungan Hidup dalam Era Keterbukaan Informasi Publik” dengan narasumber Direktur Jenderal PHL dan Kepala Komisi Informasi (KIP) Pusat. Bertindak sebagai moderator Raden Rara Bita Saraswati, Diajeng Jogja tahun 2021.

Turut hadir dalam pembukaan “13th Indonesia Green Forestry and Environment Expo 2023, Ketua KIP, Sekretaris Utama BRGM, Sekretaris Utama BPS, Deputi Bidang Perencanaan dan Evaluasi BRGM, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BRGM, Para Kepala UPT KLHK, Kepala Kelompok Kerja Lingkup BRGM, Kepala Sub Kelompok Kerja Lingkup BRGM, Pimpinan Dunia Usaha, Akademisi, para pelajar, serta komunitas di lingkup Provinsi DIY.(*)

Berita Terkait

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol
Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar
Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum
Hadapi Ancaman El Nino, Menteri PU Perkuat Irigasi dan Amankan Pasokan Air untuk Pangan Nasional
Rest Area KM 99 Kutepat Perkuat Peran Sebagai Ruang Kreatif Komunitas Sumatera Utara

Berita Terkait

Tuesday, 23 June 2026 - 19:06 WIB

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Tuesday, 23 June 2026 - 13:07 WIB

Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Sunday, 21 June 2026 - 18:13 WIB

Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Sunday, 21 June 2026 - 14:17 WIB

Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar

Saturday, 20 June 2026 - 17:38 WIB

Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum

Berita Terbaru

News

Hamawas Perkuat Standar Keselamatan di Tol Kutepat

Tuesday, 23 Jun 2026 - 19:12 WIB

Berita Utama

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Tuesday, 23 Jun 2026 - 18:59 WIB