Bangun Komitmen Bersama Turunkan Emisi, KLHK Lanjutkan Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di Gorontalo

Thursday, 16 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Penyebarluasan informasi sasaran dan kebijakan rencana operasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 terus berlanjut. Melalui Sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 pada Rabu, 15 Maret 2023 di Provinsi Gorontalo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta dukungan dan partisipasi aktif Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam upaya pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Plt. Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Ruandha Agung Sugardiman menjelaskan bahwa keberhasilan Indonesia dalam upaya pengendalian perubahan iklim sangat ditentukan oleh sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya (FOLU), dimana target penurunan emisi GRK pada sektor FOLU yaitu sebesar 60%. Hal ini menunjukan bahwa keberhasilan Indonesia dalam menurunkan emisi GRK dari sektor FOLU menjadi kunci keberhasilan Indonesia untuk mewujudkan komitmen kepada dunia dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

“Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 adalah sebuah kondisi yang ingin dicapai dimana tingkat serapan emisi gas rumah kaca sama atau lebih tinggi dari tingkat emisiyang dihasilkan dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan. Dasar pijakannya adalah Pengelolaan hutan lestari (Sustainable Forest Management); Tata kelola lingkungan yang baik (Environmental Governance); dan Tata kelola karbon yang baik (Carbon Governance),” jelas Ruandha

Ruandha menambahkan bahwa FOLU Net Sink 2030 dapat dicapai melalui 15 aksi mitigasi sektor FOLU, yaitu: Pengurangan laju deforestasi lahan mineral; Pengurangan laju deforestasi lahan gambut; Pengurangan laju degradasi hutan lahan mineral; Pengurangan laju degradasi hutan lahan gambut; Pembangunan hutan tanaman; Sustainable forest management; Rehabilitasi dengan rotasi; Rehabilitasi non rotasi; Restorasi gambut; Perbaikan tata air gambut; Konservasi keanekaragaman hayati; Perhutanan sosial; Introduksi replikasi ekosistem, ruang terbuka hijau dan ekoriparian; Pengembangan dan konsolidasi hutan adat; dan Pengawasan dan law enforcement dalam mendukung perlindungan dan pengamanan kawasan hutan.

See also  KLHK Dorong Generasi Muda Inovatif, Produktif dan Aspiratif dalam Penguatan Energi Terbarukan dan Perubahan Iklim

Lebih lanjut, Ruandha menyebutkan target yang ingin dicapai oleh Pemerintah Indonesia melalui Rencana Operasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 adalah tercapainya tingkat emisi Gas Rumah Kaca sebesar -140 juta ton CO2e pada tahun 2030.

Ruandha menilai upaya pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 perlu didukung dengan peran dan partisipasi aktif pemerintah daerah sebagai mitra strategis KLHK. Ruandha meminta Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk dapat memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam upaya pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 khususnya berfokus pada pencegahan deforestasi.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan dukungan penuh terhadap pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030. Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam dokumen RPD 2023-2026 telah memasang target penurunan emisi Gas Rumah Kaca yang terverifikasi dari sektor kehutanan dan limbah sebesar 0,9% di tahun 2026.

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Syukri J. Botutihe menyampaikan bahwa kebijakan pembangunan Provinsi Gorontalo pada sektor kehutanan juga telah berpihak pada pengendalian perubahan iklim.

”Kebijakan pembangunan Provinsi Gorontalo telah memperhatikan aksi pengendalian perubahan iklim yakni dengan meningkatkan pengelolaan dan nilai manfaat sumberdaya hutan dan lingkungan, meningkatkan penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan, pembangunan dan pelestarian hutan yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seperti rehabilitasi hutan dan lahan kritis, restorasi ekosistem mangrove di wilayah pesisir, pengendalian penggunaan kawasan hutan, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta secara rutin melakukan pengamanan dan perlindungan hutan melalui patroli keamanan hutan,” tutur Syukri

Syukri menambahkan bahwa untuk mendukung aksi mitigasi dan adaptasi pengendalian perubahan iklim di Provinsi Gorontalo juga telah didukung dengan tersusunnya dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Provinsi Gorontalo serta terbentuknya tim koordinasi dan kelompok kerja penyusunan RAD-GRK Provinsi Gorontalo yang disahkan melalui SK Gubernur Gorontalo Nomor 185/20/IV/2012, dengan melibatkan beberapa perangkat daerah terkait, unsur perguruan tinggi, LSM, BUMN/BUMD, kemasyarakatan, dan organisasi.

See also  Rapat Kerja Komite IV DPD RI Bersama Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/BAPPENAS dan BI Bahas APBN 2024 dan RAPBN 2025

Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Sub Nasional Gorontalo diawali dengan penyampaian laporan oleh Direktur Pengendalian Dampak Lingkungan Kebijakan Wilayah dan Sektor, Erik Teguh Primiantoro selaku penanggung jawab kegiatan sosialisasi. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana kerja oleh empat bidang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, yaitu: Bidang I Pengelolaan Hutan Lestari oleh Drajad Kurniadi; Bidang II Peningkatan Cadangan Karbon oleh Junediyono; Bidang III Konservasi oleh Wiratno; dan Bidang V Instrumen dan Informasi oleh Syaiful Anwar.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini disertai dengan sesi tanggapan dan diskusi, kemudian diakhiri dengan penyampaian rangkuman (wrap up). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Staf Ahli LHK Bidang Energi, Winarni D Monoarfa dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo, Faizal Lamakaraka. Para peserta sosialisasi berasal dari Dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo, UPT lingkup KLHK di Provinsi Gorontalo, KPH di Provinsi Gorontalo, OPD Pemprov dan Kab/Kota se-Sulawesi Barat, para narasumber, akademisi, dan mitra kerja KLHK.

Kegiatan ini diharapkan dapat menggugah, menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya pengendalian perubahan iklim bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan global.(*)

Berita Terkait

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol
Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar
Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 12:39 WIB

Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas

Tuesday, 23 June 2026 - 19:06 WIB

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Tuesday, 23 June 2026 - 13:18 WIB

Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa

Tuesday, 23 June 2026 - 13:07 WIB

Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Sunday, 21 June 2026 - 18:13 WIB

Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:23 WIB