Gus Halim Apresiasi Terbentuknya Relawan Desa Tanggap Bencana di Kecamatan Diwek Jombang

Wednesday, 14 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar Membuka Sekaligus memberikan arahan pada Acara Lokakarya dan Pelatihan Relawan Desa Tangguh Bencana DESTANA Tahun 2023 di Kecamatan Diwek, Kab. Jombang. Rabu, 14 Juni 2023 
Foto : Nugrah S Humas Kemdesa

Jombang – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar Membuka Sekaligus memberikan arahan pada Acara Lokakarya dan Pelatihan Relawan Desa Tangguh Bencana DESTANA Tahun 2023 di Kecamatan Diwek, Kab. Jombang. Rabu, 14 Juni 2023 Foto : Nugrah S Humas Kemdesa

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengapresiasi terbentuknya relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Relawan Desa Tanggap Bencana berperan penting dalam memberikan pertolongan pertama dan bantuan darurat kepada korban bencana sebelum bantuan resmi dari pemerintah atau lembaga lainnya tiba.

“Saya sangat mengapresiasi, dan saya berharap ini dilanjutkan. Nanti setelah kegiatan ini, pada tahapan berikutnya, karena ini yang pertama kali saya temukan di Indonesia pada level kecamatan. Maka setelah ini saya akan melaksanakan lomba mitigasi bencana khusus di Kecamatan Diwek,” ujar Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini saat jadi keynote speaker sekaligus membuka lokakarya dan pelatihan relawan Destana, di Agrowisata Sumber Celeng, Jombang, pada Rabu (14/5/2023).

Oleh karena itu, sebagai bentuk apresiasi serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi bencana, Gus Halim akan menggelar lomba mitigasi bencana di Kecamatan Diwek. Apalagi Destana yang ada di Kecamatan Diwek, Jombang ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia.

“Kecamatan Diwek akan diadakan lomba mitigasi bencana alam maupun non-alam, termasuk bencana sosial. Saya siapkan hadiah Rp1 Miliar untuk lomba ini. Mudah-mudahan ini menjadi memotivasi dan akan saya gaungkan ke seluruh Indonesia bahwa mitigasi bencana terbaik ada di kecamatan Diwek,” sambung Gus Halim.

Lebih lanjut Gus Halim mengatakan, kegiatan tanggap bencana pada level desa merupakan sebuah keniscayaan. Menurutnya, masalah bencana selalu ada di mana pun, di semua level. Bahkan, banyak bencana justru itu ada di level desa.

Namun kata Gus Halim wilayah-wilayah desa butuh penanganan yang agak masif dalam pada sisi mitigasi. Selain itu, jika bicara bencana, jangan hanya mengasosiasikan pada bencana alam, tapi juga bencana non-alam dan bencana sosial.

See also  Teknologi Bendung Karet Kementerian PUPR Beri Manfaat Jaga Ketahanan Air dan Pengendali Banjir di Indonesia

Oleh karena itu, Ia berharap agar penanggulangan bencana dapat dimulai dari mitigasi dan tidak hanya fokus kepada bencana alam, tapi juga bencana non-alam dan bencana sosial.

Mitigasi dalam hal ini adalah bagaimana memberikan satu pemahaman yang utuh kepada masyarakat tentang situasi yang memungkinkan terjadinya bencana, sehingga ketika ada situasi-situasi yang seperti itu, warga masyarakat langsung menyiapkan evakuasi termasuk jalur evakuasinya.

“Nah, Destana ini akan sangat strategis posisinya di Diwek ini, bukan hanya membayangkan atau mengantisipasi terjadinya kebakaran, terjadinya angin puting beliung dan mengantisipasi berbagai hal. Memang kunci utama di dalam penanganan bencana itu adalah mitigasi. Nah saya berharap juga ada mitigasi bencana sosial, misalnya bagaimana pengawasan masyarakat terhadap lingkungan pesantren,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala desa dan sekretaris desa se-kecamatan Diwek. Selain itu, juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang serta warga masyarakat Kecamatan Diwek.

Berita Terkait

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Friday, 18 September 2026 - 10:47 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih

Wednesday, 16 September 2026 - 23:30 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Wednesday, 16 September 2026 - 17:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Tuesday, 15 September 2026 - 19:38 WIB

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa

Berita Terbaru