Gus Halim: Peningkatan Kualitas Penggiat Desa Langkah Strategis Membangun Desa

Saturday, 17 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Muhammad Yusuf Chudlori , Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yusra dalam Sosialisasi Bimtek Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Penggiat Desa di Jawa Tengah tersebut. Selain itu ratusan penggiat desa di Provinsi Jawa Tengah.
Surakarta, Jumat (16/6/2023).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Muhammad Yusuf Chudlori , Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yusra dalam Sosialisasi Bimtek Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Penggiat Desa di Jawa Tengah tersebut. Selain itu ratusan penggiat desa di Provinsi Jawa Tengah. Surakarta, Jumat (16/6/2023).

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menginginkan kualitas penggiat desa terus meningkat sehingga mempercepat pembangunan di desa. Dukungan untuk mewujudkan hal tersebut di antaranya melalui bimbingan teknis (Bimtek) penggiat desa.

“Sengaja kita mengadakan pertemuan ini untuk satu langkah strategis yang harus didetailkan teknisnya,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim ini saat Sosialisasi Bimtek Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Penggiat Desa di Solo, Jawa Tengah, Jumat (16/6/2023).

“Salah satu yang mau saya ambil adalah bagaimana warga masyarakat desa, penggiat desa merasakan dana pinjaman luar negeri ini. Saya ingin memanfaatkan itu untuk kebutuhan bersama terutama untuk warga masyarakat desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Halim menekankan pentingnya penyelesaian administasi secara teknis tanpa menanggalkan substansi program.

Oleh karena itu, perlu pengawasan langsung dari pusat dalam hal ini Kemendes PDTT pada program-program yang dijalankan oleh aparat maupun penggiat desa secara keseluruhan.

Hal ini juga menjadi salah satu poin yang ditekankan Gus Halim agar program-program tersebut dilaksanakan secara maksimal. Di antaranya adalah proses pertanggungjawaban yang rinci dan sesuai kondisi di lapangan.

“Semua harus detail dan sesuai aturan. Teknis pelaksanaan dan lokasinya tentu harus di desa dengan narasumber-narasumber yang menguasainya, nanti dari Kemendes,” tegas Gus Halim.

Seperti diketahui, penggiat desa adalah aktor penting dalam membangun desa. Mereka adalah orang-orang yang secara serius dan penuh semangat berkontribusi membantu aparat desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memastikan terwujudnya desa mandiri.

Program ini rencananya dilaksanakan di beberapa lokasi mulai akhir Juni. Di antaranya adalah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Banten.

See also  Indonesia Menjadi Tuan Rumah High Level Officials Meeting ke-11 Asia Pacific Regional Forum on Health and Environment (APRFHE)

Hadir Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yusra dalam Sosialisasi Bimtek Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Penggiat Desa di Jawa Tengah tersebut. Selain itu ratusan penggiat desa di Provinsi Jawa Tengah juga hadir mengikuti sosialisasi ini.

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Nasional

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Monday, 8 Jun 2026 - 09:20 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

DPRD DKI Kawal Ketat SPMB 2026

Sunday, 7 Jun 2026 - 18:27 WIB