Gus Halim Ikuti Prosesi Peusijuek Dipimpin Tokoh Adat Sabang

Monday, 7 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M Daud, Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi, Ketua DPRK Sabang Muhammad Nasir, Kepala BPKS Sabang Junaidi Ali, Pj Sekda Kota Sabang Andri Nourman, dan Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra mengikuti Peusijuek, upacara adat dalam budaya masyarakat Aceh saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Walikota Sabang. Serangkaian upacara dilakukan oleh tokoh adat setempat.
Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam, Sabtu (5/8/2023)

Foto : Mugi/KemendesPDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar didampingi Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M Daud, Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi, Ketua DPRK Sabang Muhammad Nasir, Kepala BPKS Sabang Junaidi Ali, Pj Sekda Kota Sabang Andri Nourman, dan Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra mengikuti Peusijuek, upacara adat dalam budaya masyarakat Aceh saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Walikota Sabang. Serangkaian upacara dilakukan oleh tokoh adat setempat. Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam, Sabtu (5/8/2023) Foto : Mugi/KemendesPDTT

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengikuti Peusijuek, upacara adat dalam budaya masyarakat Aceh saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu (5/8/2023).

Prosesi upacara dipimpin oleh tokoh adat sekaligus Wakil Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Sabang Teungku Mahdi Umar.

Dalam prosesi tersebut, Teungku Mahdi Umar mengambil beras padi yang kemudian ditaburkan ke Gus Halim dengan cara melingkar mengikuti arah jarum jam.

Prosesi ini dilakukan sebanyak tiga kali dengan cara yang sama.

Penggunaan beras ini berdasarkan filosofi padi yang artinya semakin berisi semakin merunduk.

Dilanjutkan dengan Peureutek Ie On yang posisinya sama seperti Peusijuek. Namun yang menjadi pembeda adalah media yang digunakan yakni air dan tiga perangkat yaitu on si nijuk, manek manoe, dan nalong sambo.

Ketiganya diikat dengan kokoh untuk memercikkan air yang melambangkan pemersatu dan segala masalah dapat terpecahkan.

Langkah berikutnya adalah Peusuntieng. Prosesi ini diawali dengan mencuci tangan, mengepal sedikit bu lekat (ketan) lalu diletakkan di tangan atau ujung jari.

Ada beberapa makna dalam prosesi ini yakni ketan sebagai zat perekat, yaitu terjadinya silaturahmi antarmanusia. Warna kuning dari ketan merupakan lambang kejayaan dan kemakmuran. Sementara warna putih artinya suci.

Prosesi selanjutnya adalah menyalami dengan memberikan uang. Maknanya sebagai isyarat kemuliaan dan sebagai doa untuk kemurahan dan keberkatan rezeki.

Hadir dalam prosesi adat ini anggota Komisi V DPR Ruslan M Daud, Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, Kepala BPKS Sabang Junaidi Ali, Pj Sekda Kota Sabang Andri Nourman, dan Kepala Pusat PPMDDTT M Yusra.

See also  Kementerian PU Aktif Terlibat Penanganan Banjir Bandang di Pemalang

Berita Terkait

Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026
UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional
Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru
Anies Jadi dewan Penasihat Transformasi Kota Riyadh
Libur Panjang, 358 Ribu Kendaraan Melintas di Tiga Ruas Tol Nusantara
Prabowo Soal Rupiah Melemah: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar

Berita Terkait

Monday, 18 May 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026

Monday, 18 May 2026 - 21:06 WIB

UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional

Monday, 18 May 2026 - 17:20 WIB

Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional

Sunday, 17 May 2026 - 20:19 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Sunday, 17 May 2026 - 15:42 WIB

Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru

Berita Terbaru

Megapolitan

Jaga Aman Jakarta, Pemprov DKI-Polda Metro Jaya Integrasikan CCTV

Monday, 18 May 2026 - 21:23 WIB