KLHK Gelar Dialog Nasional Pengurangan Sampah Plastik di Wilayah Pulau Kecil dan Pesisir

Friday, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkolaborasi dengan proyek dukungan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Reduce, Reuse, Recycle to Protect the Marine Environment and Coral Reefs (3RproMar) dan Sekretariat ASEAN untuk menyelenggarakan Forum Dialog National Kedua di Jakarta, Kamis (21/9). Forum kali ini bertajuk “Menuju Pencapaian Target Nasional Pada Pengurangan Sampah Plastik: Tantangan, Peluang, dan Langkah Selanjutnya”.

“Acara ini penting, selain menghadirkan para pakar, aktivis dan penggiat pengelolaan sampah, kami juga mengundang daerah-daerah yang mempunyai inisiatif yang bagus, yang bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain dalam mengurangi sampah plastik,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Rosa Vivien Ratnawati usai membuka acara yang digelar dalam rangka upaya mengurangi sampah plastik yang masuk ke laut tersebut.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017, Indonesia mempunyai target pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70% di Tahun 2025. Sehingga acara ini, diharapkan juga mendukung dan memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian pengurangan sampah 30% di Tahun 2025.

“Saya optimis dengan acara ini, dengan kerja sama antara KLHK, GIZ dan Sekretariat ASEAN disertai komitmen yang kuat dan kerja serius, maka target tersebut bisa kita capai,” kata Vivien.

Target kerja sama berupa technical assistant ini menyasar wilayah pulau-pulau kecil dan daerah pesisir. Vivien mengungkapkan masih banyak wilayah-wilayah tersebut yang belum mempunyai pengelolaan sampah yang bagus.

“Melalui kerja sama ini, ada pola-pola atau metode bagaimana pengelolaan sampah yang cocok untuk wilayah pulau kecil dan pesisir, mengingat keterbatasan lahan untuk TPA misalnya. Oleh karena itu, aspek pengurangan sampahnya yang harus dikuatkan,” ucapnya.

Pada forum dialog ini, Cluster Head ASEAN, Shameer Khanal menyambut baik komitmen Pemerintah Federal Jerman untuk terus melanjutkan kemitraan kolaboratif menuju pembangunan berkelanjutan di Indonesia secara keseluruhan, terutama pengelolaan sampah.

See also  Gus Halim: Pemerintah Desa Harus Bersinergi dengan Stake Holder Desa

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta secara luring dan daring. Para peserta merupakan perwakilan dari multistakehoder di sektor publik, sektor swasta, organisasi masyarakat, akademisi, dan lembaga internasional. Adapun tujuan dari diadakannya forum ini yakni untuk mendiskusikan beberapa pendekatan yang dilakukan dalam mencapai target pengurangan kebocoran sampah plastik ke laut.

Kegiatan Forum Dialog Nasional menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Direktur Pengurangan Sampah KLHK, Vinda Damayanti yang memaparkan pencapaian terkini dan langkah selanjutnya dalam upaya Indonesia mengurangi sampah plastik. Kemudian, Senior Program Management Officer UNEP, Brenda Koekkoek menyampaikan materi tentang International Legally Binding Instrument (ILBI) to End Plastics Pollution: Expectations from The Third Session of Intergovernmental Negotiating Committee on Plastics Pollution (INC-3). Selanjutnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia, Alwis Rustam menyampaikan tentang Good Practices and Lessons Learned dari Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Tingkat Kota di Indonesia.

Pada sesi diskusi ada tiga hal yang menjadi fokus utama pembahasan yakni kesiapan, pencapaian, dan kemajuan Indonesia dalam mencapai target nasional pada pengurangan kebocoran sampah plastik ke laut. Kedua, skema guna ulang dan isi ulang pada sektor makanan dan minuman sebagai solusi untuk mengurangi sampah plastik plastik. Ketiga, pendekatan inovatif di tingkat kota/kabupaten untuk mengurangi sampah plastik.

Berita Terkait

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI
Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa
Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan
Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang
Siswa MA Purwakarta Baru Tahu Al-Aqsa Diganggu Israel
Hutama Karya Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Dengan Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan
Anggaran Kementerian PU Tahun 2027 Ditetapkan Sebesar Rp114,59 Triliun

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 00:01 WIB

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Sunday, 6 September 2026 - 14:57 WIB

Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Saturday, 5 September 2026 - 22:47 WIB

Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan

Saturday, 5 September 2026 - 20:59 WIB

Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Ringan, Status Masih Siaga

Monday, 7 Sep 2026 - 13:54 WIB

Berita Terbaru

Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Monday, 7 Sep 2026 - 13:50 WIB