Gus Halim: Mars Pendamping Desa Siratkan Tujuan Utama Pembangunan Desa

Thursday, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan bahwa bait terakhir mars pendamping desa mensiratkan tujuan utama dalam pembangunan desa.

Bait terakhir dalam mars pendamping desa tersebut berbunyi, “Bebaskan desa dari jerat kemiskinan, wujudkan kemandirian sandang pangan papan, bergandeng tangan tulus ikhlas berjuang, mengabdi desa membangun Indonesia.”

Menteri yang akrab disapa Gus Halim menyitir bait terakhir mars pendamping desa saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) 2023 Provinsi Papua Barat Daya di Hotel Mariat Sorong, Rabu (15/11/2023).

“Bebaskan desa dari jerat kemiskinan, ini kunci dari kerja utama kita, membebaskan desa dari jerat kemiskinan,” ujar Profesor Kehormatan UNESA ini.

Menurut Gus Halim, kemiskinan secara material harus dibebaskan, tidak boleh lagi ada warga desa kelaparan, tidak bisa makan, dan tidak boleh lagi ada warga desa yang tidak mampu, serta tidak mendapatkan jaring pengaman sosial.

Selain itu, kemiskinan dalam pengetahuan yang disebut dengan kebodohan juga harus dihilangkan dari desa-desa di seluruh Indonesia.

“Pokoknya segala bentuk kemiskinan, apakah itu kemiskinan material maupun kemiskinan pengetahuan harus tuntas hilang dari desa-desa kita di Indonesia,” ungkapnya.

Selanjutnya, lanjut Gus Halim, mewujudkan kemandirian sandang pangan dan papan. Terget ini akan mampu diwujudkan apabila kemiskinan secara material dan kemiskinan secara pengetahuan sudah hilang dari desa-desa di Indonesia.

“Bagaimana cara kerjanya? Bergandeng tangan tulus ikhlas berjuang. Tolong dipegang ini, para pendamping desa harus selalu bergandeng tangan tulus ikhlas berjuang, harus kompak tidak boleh jalan sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Gus Halim melanjutkan, semua hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengabdi desa membangun Indonesia.

See also  Gerak Cepat, Dukcapil Ganti 7.925 Dokumen Warga Terdampak Bencana di NTT

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh tenaga pendamping profesional untuk terus kompak dan bersatu demi terwujudnya desa-desa di Indonesia bebas dari kemiskinan.

“Kompak satu barisan supaya terus kuat di dalam mengentaskan kemiskinan, memberantas kemiskinan, memberantas kebodohan dan itu adalah jihad,” tegasnya.

Pelatihan ini diikuti oleh tenaga pendamping profesional di 5 Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, yakni Raja Ampat, Maybart, Sorong, Sorong Selatan dan Tambrauw.

Gus Halim membuka kegiatan ini didampingi penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDTT Lilik Umi Nashriyah, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Harlina Sulistyorini, Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yusra dan Kepala Biro Humas Kemendes PDTT Erlin Chaerlinatun M.

Berita Terkait

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi
Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter
Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa
Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol
Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 23:03 WIB

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Wednesday, 24 June 2026 - 17:20 WIB

Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli

Wednesday, 24 June 2026 - 12:39 WIB

Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas

Tuesday, 23 June 2026 - 19:06 WIB

Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Tuesday, 23 June 2026 - 13:18 WIB

Mentrans: Masa Depan Indonesia Tidak Ditentukan oleh Jawa

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Perkuat Perlindungan Konsumen

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:23 WIB