Di INACRAFT 2024, Produk Kerajinan UMK Binaan PLN Dibanjiri Peminat

Saturday, 2 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme pengunjung pada booth PLN di gelaran INACRAFT 2024 yang menampilkan produk-produk unggulan dari 51 perwakilan Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN.

Antusiasme pengunjung pada booth PLN di gelaran INACRAFT 2024 yang menampilkan produk-produk unggulan dari 51 perwakilan Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN.

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) kembali berpartisipasi dalam gelaran Internasional Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2024. Produk kerajinan terbaik khas daerah masing-masing dari 51 perwakilan Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN dibanjiri peminat.

Pegiat UMK Binaan PLN di Rumah BUMN Nabire, Elizabeth Ayer mengungkapkan, dukungan PLN memungkinkan pihaknya bisa memperluas pemasaran produk kerajinan yang sebelumnya terbatas di Papua Tengah. Hadir bersama 4 UMK lain dari Papua, Elizabeth membawa produk-produk kerajinan khas Papua seperti baju kulit kayu, noken, maltosa hingga tifa.

Dalam keikutsertaan kedua pada gelaran INACRAFT ini, Elizabeth berharap produk kerajinan asal Papua bisa semakin dikenal dan meningkat penjualannya. Mengingat pada tahun lalu seluruh produknya ludes terjual di INACRAFT dan bahkan memperoleh pesanan dari luar negeri.

“Saya dari Papua datang ke Jakarta tidak sia-sia, karena hasil karya yang saya bawa dari Papua semuanya sudah laku semua. Dari INACRAFT ini saya juga bisa dapat pesanan-pesanan dari luar negeri juga,” tutur Elizabeth.

Pegiat UMK binaan PLN dengan merek Girl’s Accessories di Rumah BUMN Jakarta Raya, Gina mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur mendapat dukungan PLN sehingga bisa mengikuti INACRAFT 2024. Meski baru pertama kali mengikuti INACRAFT, dia sangat senang karena produknya langsung mendapat penjualan di hari pertama.

“Tadi lumayan tuh, banyak ramai. Udah lumayan banyak yang datang. Sudah mulai ada penjualan juga,” ucap Gina.

Salah satu pengunjung, Hetifa mengatakan, INACRAFT menjadi event yang ia tunggu setiap tahunnya karena dapat melihat perkembangan karya-karya anak bangsa dari berbagai daerah. Pada kesempatan ini, Hetifa bahkan langsung membeli tas kulit batang anggrek dari UMK binaan PLN di Rumah BUMN Nabire.

See also  Realisasi Investasi Hingga September 2021 Capai Rp659,4 Triliun

“Produk ini menarik ya, apalagi kebetulan ini dari Papua, BUMN mensupport berbagai daerah bahkan sampai pedalaman. Ini merupakan tas yang unik karena terbuat dari kulit anggrek yang merupakan produk langka,” ucap Hetifa.

Pengunjung lain, Fini Darmawan mengatakan, event INACRAFT 2024 sangat menarik karena menyuguhkan banyak sekali produk kerajinan yang unik. Saat ditemui, Fini sedang membeli sebuah outer yang rencananya akan ia bawa ke luar negeri.

“Booth PLN ini adalah booth pertama yang saya kunjungi setelah dari Beijing, saya merasa benar-benar eye-catch dengan produk-produknya. Jadi saya rekomendasikan sekali untuk pengunjung INACRAFT atau pecinta kraft Indonesia untuk stop by di booth PLN,” tutur Fini.

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru