Indonesia dan Uni Eropa Luncurkan Kajian Strategis untuk Perkuat Kerja Sama Investasi

Saturday, 27 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia meluncurkan ”Attraction Plan for EU Investment in Indonesia” di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Kamis pagi (25/4). Kajian ini dibuat melalui program ARISE+ Indonesia yang didanai oleh Uni Eropa. Acara peluncuran kajian pagi ini diresmikan oleh Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan; Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi; Direktur Perdagangan, Investasi dan Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Laksmi Kusumawati.

Dikembangkan melalui kemitraan dengan ARISE+, kajian ini bertujuan untuk mempromosikan dan menarik gelombang baru investasi berkelanjutan dari Uni Eropa. Kajian ini secara strategis menyelaraskan kekuatan kompetitif dan penawaran investasi Indonesia dengan prioritas perusahaan-perusahaan Uni Eropa di bidang energi terbarukan, life science, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan elektronik, serta ekonomi hijau, ekonomi biru, teknologi, digitalisasi, mobilitas dan smart city.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan menyatakan pentingnya kajian ini sebagai langkah efektif dalam menarik lebih banyak minat investasi Uni Eropa. ”Uni Eropa adalah sumber investasi asing terbesar keempat di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Peluang untuk menarik investasi dari Uni Eropa masih sangat besar, mengingat Uni Eropa merupakan ekonomi terbesar kedua di dunia dan Indonesia adalah kekuatan ekonomi serta pasar terbesar di Asia Tenggara. Kajian ini memainkan peran penting dalam mencapai tujuan dan target investasi strategis kami, sekaligus secara mewujudkan visi pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih luas,” pungkas Nurul.

Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi merefleksikan hubungan ekonomi yang terus berkembang dengan menyatakan, “Selama lebih dari tiga dekade, Uni Eropa telah menjadi mitra yang kuat bagi Indonesia dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Investasi Uni Eropa di Indonesia sangat kuat dengan jumlah mencapai lebih dari EUR19,3 miliar. Kajian ini merupakan upaya bersama yang menggambarkan kerja sama kami di bawah strategi Global Gateway Uni Eropa untuk memobilisasi investasi dan inovasi sektor swasta. Kajian ini juga akan memperkuat upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Uni Eropa untuk memobilisasi investasi di Indonesia, termasuk melalui European Investment Bank dan melalui pendekatan Team Europe yang melibatkan lembaga-lembaga keuangan dari negara-negara anggota Uni Eropa. Kami menantikan implementasi kajian ini untuk lebih meningkatkan investasi berkualitas Uni Eropa yang masuk ke Indonesia,”.

See also  Sri Mulyani Bidik Dana Wakaf Rp217 Triliun

Dalam acara peluncuran ini, dipresentasikan keseluruhan kerangka kerja dari kajian investasi, termasuk temuan utama, sektor-sektor prioritas, dan strategi yang akan mendukung implementasi rencana ini di Indonesia dan Uni Eropa. Acara ini juga menampilkan serah terima resmi kajian tersebut dan penandatanganan bersama Kerangka Acuan Kerja Desk Uni Eropa di Kementerian Investasi/BKPM, yang akan dibentuk untuk mendukung implementasi kajian tersebut dan membantu investor Uni Eropa di seluruh tahap investasi, mulai dari eksplorasi peluang hingga pendirian dan pascapendirian perusahaan.

Selama periode 2019-2023, realisasi investasi dari negara-negara anggota Uni Eropa mencapai USD12,1 miliar, di mana Belanda mendominasi sebesar USD8,2 miliar atau 68,1%. Tiga sektor terbesar untuk realisasi tersebut yaitu listrik, gas dan air (23%), komunikasi dan logistik (16%), serta industri kimia dan farmasi (12%). (*)

Berita Terkait

Diskon Tol 30 Persen di 29 Ruas, Kementerian PU–BUJT Manjakan Pemudik Lebaran 2026
Peneliti CNRRI Sebut Kawasan Transmigrasi Salor Papua Selatan Berpotensi Jadi Sentra Padi Baru
Grab Kucurkan BHR 2026 hingga Rp110 Miliar untuk 400 Ribu Mitra
Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia
Kemendes Raih WTP ke-10 Kali dari BPK
Pemerinta Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran
Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih
Hutama Karya Hadir Sebagai Bagian Penyediaan Infrastruktur Kesehatan di RSUD Kota Bima

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 00:02 WIB

Diskon Tol 30 Persen di 29 Ruas, Kementerian PU–BUJT Manjakan Pemudik Lebaran 2026

Friday, 6 March 2026 - 13:52 WIB

Peneliti CNRRI Sebut Kawasan Transmigrasi Salor Papua Selatan Berpotensi Jadi Sentra Padi Baru

Wednesday, 4 March 2026 - 22:55 WIB

Grab Kucurkan BHR 2026 hingga Rp110 Miliar untuk 400 Ribu Mitra

Wednesday, 4 March 2026 - 14:37 WIB

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Tuesday, 3 March 2026 - 13:18 WIB

Kemendes Raih WTP ke-10 Kali dari BPK

Berita Terbaru

News

Pramono–Foke Tengok Produksi Dodol Legendaris Nyak Mai

Saturday, 7 Mar 2026 - 05:38 WIB