Presiden Jokowi Resmikan 5 Ruas Inpres Jalan Daerah Sepanjang 40,6 km di NTB

Thursday, 2 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Presiden RI Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Ariadi, dan Pj Bupati Lombok Barat H. Ilham melakukan peresmian Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi NTB. Peresmian dilaksanakan di ruas Lembar – Sekotong – Pelangan (Segmen Lembar – Gili Mas), Kabupaten Lombok Barat, Kamis (2/5/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan IJD TA 2023 di Provinsi NTB telah selesai dilaksanakan pada 5 ruas jalan. “Pada tahun lalu telah dibangun dan diperbaiki 5 ruas jalan di 4 kabupaten, yaitu Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa dan Bima. Total panjang 40,6 km dan menghabiskan biaya Rp211 M,” kata Presiden Jokowi.

Dengan alokasi anggaran yang tidak kecil tersebut, Presiden Jokowi berharap kecepatan logistik dan distribusi akan semakin baik. “Dan jalan menuju ke kawasan-kawasan produktif, baik itu kawasan pertanian atau kawasan perkebunan, semuanya bisa ditunjang oleh jalan yang baik,” jelas Presiden Jokowi.

Menteri Basuki mengatakan, pelaksanaan IJD mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Pada TA 2023, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,6 triliun secara nasional untuk penanganan 2.873 km jalan daerah di seluruh Indonesia.

“IJD menangani ruas jalan Provinsi, Kabupaten, atau Kota yang rusak dan menghubungkan kawasan-kawasan produksi. Misalnya pertanian, wisata, termasuk transportasi logistik seperti pelabuhan. Untuk tahun 2024 ini IJD masih terus dilanjutkan dengan anggaran sekitar Rp15 triliun (nasional),” jelas Menteri Basuki.

Staf Ahli Menteri PUPR V Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja menerangkan, Provinsi NTB memiliki potensi pariwisata yang besar. Sehingga perlu dukungan infrastruktur jalan yang baik. “Seluruh ruas jalan di Pulau Lombok nantinya akan terhubung menjadi satu sistem jaringan jalan. Kita lakukan secara bertahap dan kita evaluasi sesuai prioritas usulan pemerintah daerah dan pemenuhan readiness criterianya,” terang SAM V Endra.

See also  Miris! 3 Jasad ABK WNI Tewas di Kapal China Diselundupkan Via Batam

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB Indra Cahya Kusuma menambahkan, IJD TA 2023 pada Provinsi NTB tersebar di ruas Lembar – Sekotong – Pelangan (segmen Lembar – Gilimas) di Kabupaten Lombok Barat, ruas Polamata – Jelanga di Kabupaten Sumbawa Barat. Kemudian, ruas Sabedo Dalam – Bukit Planing, dan ruas Lenangguar – Teladan di Kabupaten Sumbawa, serta ruas Wilamaci – Karumbu – Sape di Kabupaten Bima.

“Pada tahun 2024, nanti akan dilanjutkan 12 ruas IJD di Provinsi NTB. Saat ini, sedang dalam proses revisi DIPA, dan kami harapkan pada minggu ketiga Mei 2024 ini sudah keluar revisinya. Sehingga konstruksi bisa dimulai pada Juni 2024, dan mudah-mudahan semua bisa tuntas pada Desember 2024 untuk bisa segera bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Indra.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Staf Ahli Menteri PUPR V Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Budiamin, Kepala BPJN NTB Indra Cahya Kusuma, Kepala BPPW NTB Yanuar Seto Nugroho, Kepala BP2P NT 1 I Wayan Suardana dan Kepala BP2JK NTB Sofian. (*)

Berita Terkait

Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari
Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan
Semai Potensi Wirausaha Muda, Bank Mandiri Gelar Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta
DTIIF 2026: Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography
Perkuat Pengendalian Proyek Jalan Trans Papua melalui Management Walkthrough
Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Keumala–Geumpang, Akses Jalan Kembali Dapat Dilalui
Kementrans dan DPR RI Bersinergi Sejahterakan Warga Transmigrasi Anawua
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2026

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 13:42 WIB

Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari

Thursday, 29 October 2026 - 12:51 WIB

Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan

Wednesday, 28 October 2026 - 13:17 WIB

DTIIF 2026: Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography

Wednesday, 28 October 2026 - 13:03 WIB

Perkuat Pengendalian Proyek Jalan Trans Papua melalui Management Walkthrough

Tuesday, 27 October 2026 - 12:36 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Keumala–Geumpang, Akses Jalan Kembali Dapat Dilalui

Berita Terbaru

Berita Terbaru

BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari

Thursday, 29 Oct 2026 - 16:37 WIB