Desa dengan Air Bersih Didorong Jadi Kesepakatan Global dalam WWF Bali

Monday, 20 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Empat point usulan Indonesia didorong untuk disepakati menjadi Ministerial Declaration dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Badung, Bali pada 18-25 Mei 2024.

Dalam mewujudkan empat poin ini, SDGs Desa ke-6 yaitu Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi memiliki andil besar.

Empat poin tersebut adalah penetapan World Lake Day (Hari Danah Sedunia) karena danau merupakan salah satu sumber air beku, energi, dan pengendali banjir.

Poin kedua yakni Center of Excellence on Water and Climate Resilience melalui concept note yang fokus pada aspek kerja sama riset dan pertukaran data.

Poin ketiga adalah mendorong penguatan kapasitas pulau terluar dalam memproduksi air bersih.

Dalam poin ketiga tersebut berkaitan erat dengan tujuan yang selama ini berusaha untuk direalisasikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar untuk setiap desa memiliki air layak dan bersih.

Lebih dari itu, sangat penting kondisi yang bebas dari risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim berupaya untuk mewujudkan desa dengan air bersih dan layak yang selama ini banyak dikeluhkan warga desa.

Di antaranya adalah melalui Desanesha, aplilasi besutan LPPM ITB untuk dapat menghubungkan secara langsung konsultasi warga dan kepala desa di seluruh Indonesia dengan para pakar ITB. Dengan Desanesha dibahas permasalahan yang dihadapi, termasuk tentang air bersih.

“Banyak sekali keluhan air desa-desa kepulauan. Makanya kita coba tahun depan khusus yang desa kepulauan,” papar Gus Halim.

Poin terakhir dari usulan Indonesia pada KTT WWF ke-10 yaitu pencatatan daftar proyek air sebagai Compendium of Concrete Deliverables and Actions yang bersifat inklusif namun sukarela.

See also  BPN Serahkan Sertifikat Tanah Candi Borobudur ke Kemendikbudristek

KTT WWF diawali dengan jamuan santap malam yang dihadiri Presiden Joko Widodo didampingi Gus Halim dan Menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.

Sementara itu, tamu dari kenegaraan yang hadir di antaranya adalah Presiden World Water Council Loic Fauchon, Wakil Perdana Menteri (PM) Papua Nugini John Rosso, Utusan Khusus Belanda Meike van Ginneken, serta Presiden Majelis Umum PBB Dennis Francis.

Selanjutnya Utusan Khusus Prancis Barbara Pompili, Utusan Khusus Persatuan Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazroui, Wakil PM Malaysia Dato Sri Haji Fadillah Bin Haji Yusof, Utusan Khusus yang juga Presiden Hungaria 2012-2022 János Áder, PM Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere.

Berita Terkait

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang
Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir
Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Saturday, 13 June 2026 - 09:52 WIB

Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat

Saturday, 13 June 2026 - 09:49 WIB

Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Thursday, 11 June 2026 - 16:17 WIB

Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB