Siap Dihuni, Kementerian PUPR Serahkan Kunci Hunian Tetap di Tondo ke Warga Terdampak Tsunami dan Likuifaksi Sulteng

Saturday, 15 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah menyelesaikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang dilengkapi fasilitas permukiman bagi masyarakat terdampak tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah pada 2018 lalu. Dengan telah rampungnya konstruksi Huntap Tahap 2B, Pemerintah secara simbolis melaksanakan serah terima kunci kepada warga yang akan menghuni Huntap tersebut.

Prosesi serah terima kunci dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di lokasi Huntap Tondo, Jumat (14/6/2024).

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, menurut pengakuan dari beberapa warga yang diajak berbincang, para penghuni mengatakan kondisi Huntap yang dibangun sangat bagus. “Nanti kalau sudah diserahkan kunci segera ditempati. Segera dilakukan penghijauan, agar jadi lingkungan yang sehat. Dijaga, jadi kampung yang permai lebih modern. Masih ada sisa tanah silahkan dibangun jika mau diperluas,” pesannya.

Dirjen Perumahan Iwan Suprijanto mengatakan, dari total penugasan kepada Kementerian PUPR untuk pembangunan Huntap di Palu sebanyak 5.598 unit, hingga saat ini sebanyak 5.216 unit telah selesai konstruksi. “Dari total yang sudah selesai konstruksi, sebanyak 4.264 unit sudah siap dihuni, dan yang sudah betul-betul dihuni atau ditempati sebanyak 3.524 unit,” ujarnya.

Iwan berharap agar Pemerintah Daerah terus membantu untuk melakukan percepatan penghunian Huntap yang telah dibangun. “Seperti lewat penerbitan SK penghunian, serah terima aset, penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sehingga Huntap yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Jumlah Huntap tahap 2B yang dibangun di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah sebanyak 961 unit yakni di Zona 2A 1 sebanyak 750 unit, Zona 2B 1 sebanyak 169 unit, dan Zona 2B 2 sebanyak 42 unit. Huntap tersebut dibangun dengan RTG RISHA tipe 36 yang memiliki satu ruang keluarga, dua kamar tidur dan kamar mandi.

See also  Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Kunjungan Kerja Presiden

Untuk menambah kenyamanan penghuni, di kawasan, pembangunan Huntap juga dilengkapi prasarana pendukung oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR berupa jaringan air bersih dan sanitasi komunal, jalan lingkungan dan drainase, sambungan listrik rumah, Penerangan Jalan Umum (PJU), gedung serbaguna, ruang terbuka hijau, dinding penahan tanag, tempat sampah, dan fasilitas umum lainnya serta fasilitas sosial seperti balai warga dan sarana peribadatan.

Sebelumnya Kementerian PUPR juga telah menbangun Huntap Tahap 2A sebanyak 712 unit yang tersebar di 15 lokasi. Sementara pembangunan tahap pertama sebanyak 1.679 unit telah selesai pada tahun 2022 lalu dan sudah mulai dihuni oleh masyarakat.

Huntap dibangun dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). RISHA adalah teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat dengan menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya. Di samping itu, RISHA juga dirancang sebagai bangunan tahan gempa. Diharapkan kehadiran RISHA di wilayah rawan gempa seperti Palu dan Donggala membuat masyarakat setempat tidak kehilangan rumah serta harta bendanya akibat bencana gempa bumi.

Mercy Adones, warga Mamboro Barat Palu terdampak tsunami mengatakan sangat bersyukur akhirnya mendapatkan tempat tinggal baru bantuan dari Pemerintah. “Rumah saya habis hancur terkena tsunami, sampai sekarang masih tinggal di Hunian Sementara sudah 6 tahun, sudah miring sudah bocor tapi mau kemana kita bingung. Alhamdulillah sekarang sudah dapat rumah tempat tinggal lagi. Terima kasih Pemerintah, Presiden, dan Menteri PUPR,” ucapnya. (*)

Berita Terkait

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup
Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar
AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila
Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung
Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 21:30 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Monday, 14 September 2026 - 21:07 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Monday, 14 September 2026 - 20:42 WIB

Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup

Saturday, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Friday, 11 September 2026 - 18:58 WIB

AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila

Berita Terbaru