Kunjungi Kota Lama, Ketua DPD RI Terpukau Surabaya Tempo Dulu

Tuesday, 16 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com  – Ketua DPD RI, AA LaNyalla mahmud Mattalitti berkesempatan mengunjungi Kota Lama yang sedang dalam tahap revitalisasi. Mengelilingi wilayah yang sempat menjadi pusat pemerintahan di masa Kolonial, LaNyalla terpukau keindahan Kota Surabaya tempo dulu.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD RI didampingi Sekda Kota Surabaya, Ikhsan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Hidayat Syah dan Ketua KADIN Kota Surabaya, HM Ali Affandi LNM.

Dalam konteks kepariwisataan, LaNyalla menilai wisata kota lama berpotensi menggaet wisatawan, baik lokal maupun internasional.

“Saya kira revitalisasi ini memang sangat penting, karena jejak peradaban Indonesia, khususnya Kota Surabaya, bisa kita lihat di sini. Tentu saja Kota Lama ini akan menjadi ikon baru bagi Surabaya, khususnya dalam konteks kepariwisataan,” tutur LaNyalla yang berkunjung dalam kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan atau Kundapil, Selasa (16/7/2024).

Senator asal Jawa Timur itu berharap wisata Kota Lama dapat menarik minat wisatawan, baik bagi mereka yang suka dengan sejarah, infrastruktur bangunan klasik, maupun minat wisata pendidikan.

“Saya optimistis wisata Kota Lama akan menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Surabaya. Sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM yang memang diberdayakan oleh Pemkot Surabaya. Jadi, konsep tricle down effect terjadi di sini,” kata LaNyalla.

Saat memberikan penjelasan kepada Ketua DPD RI, Sekda Kota Surabaya, Ikhsan menjelaskan jika revitalisasi Kota Lama ini masih terus berlangsung. Anggaran yang digunakan diambil dari APBD maupun CSR.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Hidayat Syah menerangkan jika revitalisasi masih terus berlangsung dan mencakup keseluruhan zona di Kota Lama.

“Ada empat zona, yakni Zona Eropa, Zona Pecinan, Zona Arab dan Zona Melayu. Seluruhnya akan direvitalisasi. Yang tadi kita kunjungi bersama Ketua DPD RI adalah Zona Eropa,” terang Hidayat.

See also  Unsur Tiga Pilar, Perkuat Koordinasi dan Sinergi Jaga Kamtibnas

Di akhir kunjungannya, Ketua DPD RI beserta rombongan menyempatkan diri memborong sejumlah oleh-oleh di gerai yang dikelola oleh Dekranasda Kota Surabaya.(*)

Berita Terkait

BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan
Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari
Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan
Semai Potensi Wirausaha Muda, Bank Mandiri Gelar Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta
DTIIF 2026: Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography
Perkuat Pengendalian Proyek Jalan Trans Papua melalui Management Walkthrough

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 17:49 WIB

BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Friday, 30 October 2026 - 17:35 WIB

Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan

Friday, 30 October 2026 - 17:21 WIB

Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Thursday, 29 October 2026 - 13:42 WIB

Dukung Arahan Presiden Prabowo, TEP UNAIR Periksa 1.000 Sapi untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Manokwari

Thursday, 29 October 2026 - 12:51 WIB

Menteri Dody Siapkan Sumur Bor untuk Pemenuhan Air Bersih di Tidore Kepulauan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB Indonesia Law Awards 2026

Friday, 30 Oct 2026 - 18:33 WIB

Megapolitan

Bank Jakarta Perluas Akses Modal, UMKM Tak Ketergantungan Pinjol

Friday, 30 Oct 2026 - 17:55 WIB