Wujudkan SDM Jasa Konstruksi yang Kompeten dan Berintegritas, Kementerian PUPR Gelar Wisuda Ke-3 Politeknik PU

Saturday, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Politeknik Pekerjaan Umum (PU) mengukuhkan 138 wisudawan pada Wisuda ke-3 Politeknik PU di Auditorium II Kampus Politeknik PU, Semarang, Sabtu (28/9/2024).

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi Canka Amprawati Suryadi Putri yang hadir mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan wisuda ini sangat membanggakan karena menandakan Politeknik PU telah kembali berhasil melahirkan SDM jasa konstruksi yang kompeten dan berintegritas yang sangat dibutuhkan oleh sektor konstruksi Indonesia.

“Kehadiran para lulusan ini akan semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM konstruksi untuk memenuhi kebutuhan SDM yang siap bekerja di lapangan dan diharapkan akan mendukung pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok Indonesia,” kata Canka.

Canka berharap para wisudawan dapat menghadapi tantangan dunia konstruksi ke depan yang sangat kompleks dan dinamis dengan berbekal pembelajaran berkonsep 3H (Head, Hand, Heart) di Politeknik PU. Head artinya harus cerdas dalam berpikir dan mengambil keputusan dengan menguasai ilmu sebagai insan vokasi, Hand harus terampil melakukan kegiatan yang dibutuhkan di lapangan, Heart harus memiliki attitude yang terpuji, adaptif, inovatif, dan memiliki integritas dan agility yang tinggi.

“Di dunia kerja nanti, kalian harus mampu menunjukkan bahwa alumni Politeknik PU adalah petarung yang pantang menyerah. Kalian harus dapat menghadapi perubahan yang begitu cepat serta harus berani bermimpi besar dan harus bisa mencapai mimpi itu dengan terus mengembangkan motivasi dan kompetensi untuk secara konsisten,” katanya.

Wisudawan Politeknik PU telah dibekali dengan pendidikan yang mengacu Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang terintegrasi dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 5, yang dituangkan dalam kurikulum sebanyak 117 SKS dengan komposisi 70% praktik dan 30% teori. Selain itu juga dibekali dengan penggunaan berbagai metode dan peralatan mutakhir di dunia konstruksi, seperti Building Information Modelling (BIM), Terrestrial Laser Scanner, dan Geographic Information System (GIS). Hal ini seiring dengan visi untuk menjadikan Politeknik PU sebagai World Class Vocational Education di bidang konstruksi.

See also  Pemilik Sah, Pertamina Siapkan Aset di Pasar Minggu untuk Kepentingan Negara

Direktur Politeknik PU Brawijaya mengatakan dari 138 wisudawan hari ini, sebanyak 126 orang (91,30%) mendapatkan IPK lebih dari 3,00 dan sebanyak 50 orang (36,23%) mendapatkan predikat Pujian (cumlaude). Seluruh wisudawan juga telah melaksanakan magang di BUMN bidang konstruksi selama 6 bulan, sebagaimana telah dipersyaratkan dalam kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM).

“Pencapaian ini tentunya berkat kerja keras dan ketekunan anda selama belajar di Politeknik PU. Pengakuan kepuasan dari BUMN terhadap performa magang juga mengisyaratkan bahwa anda telah siap menjalani tahap kehidupan selanjutnya di dunia ketenagakerjaan,” kata Brawijaya.

Terakhir, Brawijaya berharap para wisudawan akan menjadi tenaga terampil dan mampu bekerja secara profesional di bidang konstruksi yang bertakwa, peka terhadap kebutuhan masyarakat, selalu memberikan kualitas terbaik dari pekerjaan yang dilakukan.

“Jangan berhenti belajar hanya karena anda telah menerima gelar. Sebagai lulusan ketiga, anda semua juga telah menjadi duta Politeknik PU di masyarakat. Jaga terus nama baik almamater sebagai kampus yang tangguh dan unggul,” tutupnya.

Turut hadir Sekretaris BPSDM Dewi Chomistriana, para Wakil Direktur Politeknik PU, dan Pejabat Pimpinan Pratama di lingkungan BPSDM Kementerian PUPR. (*)

Berita Terkait

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya
Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia
Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup
Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar
AI Makin Canggih, Generasi Muda Diingatkan Tetap Berpijak pada Pancasila
Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung
Atasi Keterbatasan Akses Minyak Tanah, Kompor Biomassa Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Lokal, UMKM, dan Transmigran di Sorong

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, Hutama Karya Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan

Monday, 14 September 2026 - 21:30 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya

Monday, 14 September 2026 - 21:07 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Monday, 14 September 2026 - 20:42 WIB

Merangkul Inklusivitas, Kisah Guru yang Mengubah Lagu “Jika Ada Gempa” Jadi Pelajaran Hidup

Saturday, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Senator Mirah: Kasus Keracunan MBG Sudah Terlalu Besar

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB

Nasional

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:33 WIB