Wujudkan Indonesia Emas 2045, Kementerian PU Dorong Pembangunan Kota Layak Huni dan Berkelanjutan

Tuesday, 5 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen melakukan pembangunan kota berkelanjutan. Terdapat tiga langkah transformasi untuk menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045, termasuk diantaranya dalam mendorong kawasan perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan berkelanjutan yang dituangkan dalam UU Nomor 59/2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 .

Pertama perwujudan kota layak huni, inklusif dan berbudaya. Kedua, mewujudkan kota hijau dan berketahanan. Ketiga, mewujudkan kota maju dan berdaya saing. Melalui langkah-langkah ini diharapkan pada tahun 2045, kawasan perkotaan metropolitan diharapkan dapat berkontribusi sebesar 48,92% terhadap PDRB Nasional.

Mewakili Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Johanes Wahyu mengatakan upaya transformasi pembangunan perkotaan telah mulai diterapkan dalam menyiapkan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Pemindahan ibukota negara ini tidak hanya memindahkan pemerintahan saja, tetapi juga membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru yg disebut sebagai superhub ekonomi IKN sehingga dapat mengurangi ketimpangan kawasan barat dan timur Indonesia,” kata Wahyu yang disampaikan pada Seminar Nasional Kota Berkelanjutan Ke-3 Universitas Trisakti secara daring, Selasa (5/11).

Lebih lanjut Wahyu mengatakan pembangunan IKN diharapkan dapat menjadi kota transformatif menuju kemajuan peradaban Indonesia dengan konsep “Future Smart Forest City”, yang bertujuan untuk mencerminkan identitas nasional, menjamin keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan, dan mewujudkan smart city yang modern, serta berstandar internasional.

Pembangunan IKN merupakan sebuah lompatan besar untuk melakukan transformasi untuk indonesia maju yaitu transformasi berbudaya yakni transformasi melestarikan alam, transformasi berbamgsa dan berbudaya, transformasi bermukim, transformasi bermobilisasi dan transformasi bekerja. Berbagai transformasi ini menjadi landasan utama dalam menciptakan kota yang modern berkelanjutan dan inklusif.

See also  Masyarakat Sudah Bisa Kunjungi Lagi 59 Ruang Terbuka di Jakarta

Di samping itu, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 diperlukan kolaborasi lintas sektor
dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Dibutuhkan kolaborasi lintas instansi untuk mendoorng inovasi dalam penegmabngan teknologi maupun kebijakan penyelenggaraan pembangunan perkotaan. Saya berharap kemitraan dan sinergi antara Kementerian PU dengan Universitas Trisakti terus ditingkatkan, terutama dalam pengembangan SDM keinsinyuran dan berbagai bidang keilmuan pendukung pembangunan kota layak huni dan berkelanjutan,” ungkap Wahyu.

Rektor Universitas Trisakti Kadarsah Suryadi mengatakan akademisi memiliki peran penting dalam upaya pembangunan berkelanjutan dalam berbagai aspek. Dari edukasi, inovasi sebagai penggagas kebijakan dasar terkait pembangunan berkelanjutan sehingga menjadi jembatan untuk implementasi pembangunan berkelanjutan.

“Seminar ini dapat menjadi ajang untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman berdiskusi serta menginisiasi, kolaborasi antar akademisi, peneliti, industri dan pemerintah. Melalui kegiatan ini semoga kita dapat mendorong penerapan iptek dalam mitigasi dan adaptasi terhadap tantangan perkotaan dan lingkungan serta mendukung keberlanjutan global demi kehidupan yang lebih baik,” tutup Kadarsah. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara
Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel
Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek
Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono
Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih
Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan
Kementerian PU Dukung Status Siaga Darurat, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cimahi
TEP 2026, Wamen Viva Yoga: Hasil Riset Untuk Pengembangan Ekonomi dan Industrialisasi di Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Friday, 31 July 2026 - 18:13 WIB

Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Thursday, 30 July 2026 - 13:28 WIB

Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek

Tuesday, 28 July 2026 - 20:05 WIB

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Tuesday, 28 July 2026 - 16:24 WIB

Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih

Monday, 27 July 2026 - 22:51 WIB

Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Friday, 31 Jul 2026 - 18:19 WIB

Berita Terbaru

Kejati Jatim dan PGN Perkuat Tata Kelola Infrastruktur Energi Nasional

Friday, 31 Jul 2026 - 16:56 WIB