DAELPOS.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengaku kaget dan miris melihat parahnya kondisi jalan menuju Desa Cikedung Kabupaten Serang saat akan lakukan kunjungan ke wilayah itu, Minggu (24/11/2024) sore.
“Saya kaget hampir 80 tahun Indonesia Merdeka masih ada jalan rusak parah di Kabupaten Serang,” kata Mendes Yandri saat turun dari mobil untuk lihat dari dekat kondisi jalan.
Mendes Yandri lantas memanggil Kepala Desa Cikedung Herman untuk mendapatkan penjelasan penyebab jalan tersebut masih dalam kondisi rusak parah.
Sejurus kemudian, Mendes Yandri langsung menelpon Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Namun, tidak direspon, Mendes Yandri kemudian membuat video pendek yang menggambarkan rusaknya kondisi jalan menuju Desa Cikedung.
Setelah itu, Mendes Yandri melanjutkan perjalanan menuju Desa Cikedung silaturahmi dengan masyarakat untuk sosialisasi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.
Saat tiba di Desa Cikedung, Mendes Yandri sambut antusias warga desa karena pertama kalinya menteri menyambangi daerah itu.
Selain menyapa warga desa. Mendes Yandri bahkan tanpa sungkan ikut peragakan gerakan Silat yang disambut heboh oleh warga desa yang menonton.
Ditengah acara, ternyata video Mendes Yandri direspon oleh Menteri PU dan siap untuk menindaklanjuti persoalan jalanan rusak itu.
Mendes Yandri bersyukur respon Menteri PU sangat cepat.
“Insya Allah jalan ini menjadi prioritas dan masuk dalam Inpres (Instruksi Presiden,red). Saya minta Kades Pak Herman untuk lengkapi data jalan ini,” kata Mendes Yandri di Halaman Kantor Desa Cikedung.
Mendes Yandri yakini Desa Cikedung tidak tertinggal lagi jika akses jalan diperbaiki. Bahkan bisa masuk Desa Maju karena potensi yang dimiliki yaitu Desa Wisata.
Mendes Yandri menyebut alam Desa Cikedung sangat indah dengan jejeran Sawah dan latar belakang pegunungan.
“Jika Desa Wisata telah ditata dengan baik maka Cikedung ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata hingga saya yakin Desa ini perkembangannya pesat dan ekonomi meningkat,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

