Dari Terputus Jadi Terhubung, Jembatan Gantung Bantaragung Kembali Pulihkan Aktivitas Warga

Friday, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memulihkan konektivitas warga melalui penyelesaian rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang pada Januari 2026, sehingga kini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Jembatan Gantung Bantaragung sebelumnya mengalami kerusakan berat hingga roboh akibat banjir bandang di Kali Comal yang berdampak signifikan terhadap akses transportasi warga. Kondisi tersebut sempat menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi lainnya.

Menindaklanjuti instruksi Menteri PU Dody Hanggodo, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng–DI Yogyakarta segera berkoordinasi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mempercepat rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, salah satu tugas kami yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga dapat berjalan. Saya menginstruksikan kepala balai saya untuk segera melakukan rehabilitasi Jembatan di Kabupaten Pemalang tersebut. Desa yang terisolir harus segera bisa terhubung. Alhamdulillah saat ini atas kerjasama antara Kementerian PU, TNI, Pemda, dan seluruh unsur masyarakat sudah kembali tersambung,” ujar Menteri Dody.

Dalam peresmian jembatan yang dilakukan pada Rabu (1/4/2026), Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat penanganan akses di wilayah terdampak bencana dan daerah pelosok.

“Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden kepada Kementerian PU, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan masyarakat di wilayah yang terdampak,” ujar Mayjen Achiruddin.

Kepala BBPJN Jateng–DI Yogyakarta Moch. Iqbal Tamher menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian PU, TNI melalui Kodam IV Diponegoro dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

See also  Juri Kaji Persona 100 Nomine Anugerah ASN Melalui Empat Instrumen

Jembatan Gantung Bantaragung memiliki total panjang 162 meter, terdiri atas bentang utama 67 meter dan jalan pendekat sepanjang 95 meter. Jembatan ini dibangun kembali oleh BBPJN Jateng–DI Yogyakarta pada akhir Januari sampai pertengahan Februari 2026.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan kembali struktur jembatan gantung, penguatan kabel utama dan menara penyangga, perbaikan lantai jembatan, serta pemasangan perlengkapan keselamatan bagi pengguna.

Jembatan yang menghubungkan Dukuh Bantaragung dan Dukuh Kalilanang di Desa Sokawati selama ini menjadi akses utama bagi mobilitas warga.

Dengan kembali berfungsinya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih lancar, aman, dan nyaman.

Selanjutnya, Kementerian PU menyerahkan pengelolaan dan pemeliharaan jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang agar keberlanjutan fungsi infrastruktur dapat terjaga secara optimal.

Kementerian PU berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi atas dukungan penanganan infrastruktur di wilayahnya, termasuk penyelesaian Jembatan Gantung Bantaragung.

Dengan pulihnya akses tersebut, Jembatan Gantung Bantaragung diharapkan semakin memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong kembali aktivitas sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya. (*)

Berita Terkait

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan
Puan, Dasco, dan Sultan Kompak Inspeksi Ruang Sidang Bersama dan Makan Bakso
Kurangi Impor Aspal, Kementerian PU Genjot Pemanfaatan Aspal Merah Putih untuk Jalan Tol
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:56 WIB

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Friday, 14 August 2026 - 14:44 WIB

Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan

Friday, 14 August 2026 - 14:37 WIB

Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:46 WIB

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB