Bahlil larang Ojol Pakai Pertalite, Repdem: Kedzoliman Akan Bangunkan Perlawanan rakyat

Saturday, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

DAELPOS.com – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, berrencana melarang seluruh kendaraan pelat hitam termasuk taksi online dan ojek online menggunakan bahan bakar minyak jenis pertalite dan solar. Hal ini disampaikannya pada hari Kamis (28/11) di Jakarta. Menurut Bahlil, taksi dan ojek online termasuk mampu karena bisa beli kendaraan pribadi.

Hal ini membuat reaksi keras dari para pengemudi taksi dan ojek online. Mereka beramai-ramai melakukan protes dan siap melawan jika kebijakan tersebut diterapkan.

Sekretaris Jenderal Relawan Perjuangan Demokrasi, sayap aktivis pro demokrasi PDI Perjuangan, ikut angkat bicara soal ini. “Saya katakan, ini adalah pelecehan publik terutama rakyat kelas menengah kebawah! Pertama, seseorang sepeda motor sekarang ini bukan lagi barang mewah seperti jaman sebelum tahun 2000. Orang membeli secara kredit sepeda motor karena sulit mendapatkan pekerjaan karir. Mereka tak punya koneksi. Ini adalah profesi pilihan terakhir, mau dibunuh juga sama di Bahlil itu!”, ungkap Bung Abe kesal.

Abe menjelaskan, harusnya pemerintah peka, bahwa kondisi ekonomi memburuk dan banjir PHK dimana-mana. Dan menjadi ojek maupun taksi online adalah pilihan terakhir untuk bertahan hidup. “Kawan-kawan itu mengandalkan DP rendah dan mencicil setiap bulannya. Sehari itu belum tentu bisa dapat sampai seratus ribu rupiah bersih. Itu masih harus bayar cicilan, makan sekeluarga dan kebutuhan hidup minimum. Lha ini menteri kok congornya kayak setan begitu. Mental penindas!”, kritik Abe.

“Awal tahun depan kita sudah dihadapkan PPN naik jadi 12%. Tapi efeknya tentu bukan 1%. Daya beli menurun dan pada saat yang sama pemerintah justru membiarkan jebakan pinjaman online ke masyarakat. Saya melihat ini memang orang seperti Bahlil ini tidak punya empati terhadap rakyat. Mau main hantam. Dikiranya ga ada yang takut sama dia yang bergaya hidup sangat mewah. Kami pasti melawan! Ini adalah kedzoliman yang membangunkan perlawanan rakyat!”, tutupnya.

See also  Demi Hidupkan Kopdes, Mendes Yandri Minta Izin Minimarket Baru Disetop

Berita Terkait

Menkomdigi Tinjau Peran Strategis NeutraDC dalam Ekosistem AI Nasional di BTW 2026
Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Masyarakat, 127.650 Liter Disalurkan di Kalbar Hingga Maluku Utara
ITPLN Perkuat Tridharma Lewat Kolaborasi Strategis
OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal untuk Jaga Kepercayaan Investor
Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN
Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun
Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas
Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 15:32 WIB

Menkomdigi Tinjau Peran Strategis NeutraDC dalam Ekosistem AI Nasional di BTW 2026

Thursday, 22 October 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Masyarakat, 127.650 Liter Disalurkan di Kalbar Hingga Maluku Utara

Thursday, 22 October 2026 - 09:13 WIB

ITPLN Perkuat Tridharma Lewat Kolaborasi Strategis

Wednesday, 21 October 2026 - 20:50 WIB

OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal untuk Jaga Kepercayaan Investor

Wednesday, 21 October 2026 - 09:09 WIB

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta

Thursday, 22 Oct 2026 - 13:04 WIB