Menteri LHK Tinjau Pengelolaan Sampah di Lingkungan Rest Area Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Saturday, 28 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Voli putri profesional Jakarta

Tim Voli putri profesional Jakarta "Livin"’ Mandiri / foto Istimewa

 

DAELPOS.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq melakukan kunjungan kerja ke Rest Area KM 19A dan Rest Area KM 57A di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, pada Rabu (25/12). Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan rest area di sepanjang jalan tol Jasa Marga Group dalam mengelola sampah para pengunjung selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Plt. Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ade Palguna, Plt. Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Sigit Reliantoro, Direktur Penanganan Sampah KLHK Novrizal Tahar, dan didampingi oleh Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan, Direktur Utama PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Rudi Kurniadi, beserta jajarannya.

Menteri Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Jasa Marga dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, termasuk penerapan aturan memilah sampah bagi penyewa tenan dan pengunjung di rest area.

“Rest Area KM 19A dan Rest Area KM 57A telah menjadi contoh penerapan budaya pilah dan pilih sampah yang baik. Para pengunjung diimbau untuk mendukung aturan ini karena semua jenis sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Ini adalah langkah penting untuk mengubah paradigma tentang sampah di masyarakat,” ujar Hanif.

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, M. Agus Setiawan, menegaskan komitmen Jasa Marga dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan di seluruh rest area yang dikelolanya.

“Kami terus berupaya menerapkan manajemen pengelolaan sampah yang efektif, yang tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan sekitar tetapi juga memberi manfaat ekonomi. Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi kompos untuk media tanam dan pupuk organik,” jelas Agus.

See also  Mendagri: Negara Menjamin Perlakuan dan Hak yang Sama Terhadap Penyandang Disabilitas

Senada dengan Agus, Direktur Utama PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Rudi Kurniadi, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong penyewa tenan untuk memilah sampah dan mengoptimalkan pemanfaatan limbah.

“Limbah plastik dan organik kami dorong untuk dikelola agar memiliki nilai tambah, seperti diolah menjadi barang bernilai ekonomi. Langkah ini selaras dengan upaya kami menciptakan rest area yang ramah lingkungan, nyaman, dan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) serta program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),” kata Rudi.

Sebagai perusahaan pengelola jalan tol, Jasa Marga percaya bahwa pengelolaan limbah sampah adalah langkah strategis untuk mendukung kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar jalan tol sesuai dengan salah satu perwujudan dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB 11) mengenai kota dan pemukiman yang berkelanjutan. Jasa Marga akan terus menjalankan program-program inovatif yang memberikan dampak positif bagi pengguna jalan, masyarakat, dan ekosistem lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat
Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia
Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih
Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina
Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Berita Terkait

Wednesday, 12 August 2026 - 19:30 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Desa sebagai Fondasi Utama Kemajuan Indonesia

Wednesday, 12 August 2026 - 15:53 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat, Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju Terima Bantuan Air Bersih

Tuesday, 11 August 2026 - 18:21 WIB

Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:29 WIB

Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai

Tuesday, 11 August 2026 - 17:27 WIB

Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Thursday, 13 Aug 2026 - 17:59 WIB