Telkom Kembangkan Desa Kramat Purbalingga Jadi Desa Wisata Berbasis Konservasi

Tuesday, 18 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com –  PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), perusahaan digital telekomunikasi terdepan di Indonesia, berkomitmen dalam mendorong pembangunan Indonesia melalui berbagai bidang, salah satunya pelestarian lingkungan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Salah satu aksi pelestarian lingkungan tersebut adalah pengembangan potensi daerah melalui pariwisata berkelanjutan. Pariwisata berkelanjutan adalah sebuah konsep pariwisata yang mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.

Konsep pariwisata berkelanjutan dapat diimplementasikan dengan pengembangan Desa Wisata. Mengutip data dari Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di tahun 2021 menyebutkan bahwa Indonesia memiliki 75.000 desa dan sekitar 1.200 di antaranya berpotensi menjadi desa wisata.

Telkom bersama Masyarakat lokal menginisiasi pengembangan Desa Wisata di wilayah Desa Kramat, Purbalingga, Jawa Tengah. Terletak di antara Gunung Slamet dan dataran tinggi menyebabkan Purbalingga, terkhususnya wilayah Bukit Siregol menyimpan aneka keanekaragaman hayati. Di antaranya Pohon Pinus dan Kantung Semar hingga satwa langka seperti Elang Jawa, Monyet Ekor Panjang, dan Kungkang Jawa.

Desa Kramat merupakan desa yang terletak di bawah kaki Gunung Slamet dan berlokasi 5 km dari Kecamatan Karangmoncol. Desa Kramat terkenal akan wisata perkemahan dan rafting di Sungai Tambra, selain itu Desa dengan luas 1.128 hektare ini menyimpan aneka keanekaragaman hayati yang berpotensi menjadi daya tarik wisata.

Melalui konsep desa wisata berbasis konservasi, Telkom mengutamakan pelestarian lingkungan, budaya, dan ekosistem lokal sambil tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Masyarakat tidak hanya menjadi pelaku wisata, tetapi juga berperan aktif dalam upaya perlindungan alam dan keanekaragaman hayati.

Pengembangan Desa Kramat dilaksanakan pada Oktober hingga November 2024. Pembangunan yang telah dilakukan berupa gapura desa, pemasangan camera trap untuk pemantauan populasi satwa, rumah bibit, menara pengamatan yang dilengkapi fasilitas teropong (binocular), tempat sampah, serta peta, dan sign system.

See also  Sri Mulyani: Tegaskan Tidak Ada PHK Tenaga Honorer di Kementerian dan Lembaga

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, “Telkom berupaya untuk menjaga keseimbangan alam dengan pelestarian flora dan fauna lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membuka peluang ekonomi berbasis ekowisata dengan kembangkan desa wisata berbasis konservasi. Dengan mengembangkan desa wisata berbasis konservasi, kita tidak hanya mendukung perekonomian lokal, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. Hal ini sesuai dengan misi Telkom dalam mencapai target Sustainable Development Goals poin 15 yaitu mengelola hutan secara Lestari dan melindungi keanekaragaman hayati.”

Pengembangan Desa Kramat sebagai Desa Wisata berbasis konservasi tidak berhenti pada tahap Pembangunan. Pendampingan terus dilakukan oleh Telkom untuk memastikan keberlanjutan pengembangan Desa Kramat sehingga tidak hanya menjadi destinasi rekreasi, namun juga menjadi pusat edukasi , konservasi, dan pemberdayaan ekonomi Masyarakat.

Berita Terkait

Kemensos Tawarkan Kuliah Berkualitas Rp1 Jutaan per Semester
21 Ribu Per Hari, Whoosh Dipadati Penumpang Liburan
Oneway Lokal Dilakukan Gerbang Tol Cikampek Arah Jakarta
Sambut Arus Balik Lebaran 2025, Menteri Dody Tinjau Jalan Tol Fungsional Gending-Kraksaan-Paiton
Salad Id Bersama Presiden, Wamen Viva Yoga: Idul Fitri Momentum Untuk Membangkitkan Nilai Persatuan, Kekeluargaan, dan Kemanusiaan  
Jelang Lebaran 2025, PT JJC Catat Lonjakan Kendaraan Arah Cikampek Melalui Tol MBZ
Tanpa Kedip, PLN Berhasil Amankan Kelistrikan Salat Id Se-Indonesia
Akses Tol MBZ Menuju Cikampek Dilakukan Buka Tutup

Berita Terkait

Friday, 4 April 2025 - 19:13 WIB

Kemensos Tawarkan Kuliah Berkualitas Rp1 Jutaan per Semester

Friday, 4 April 2025 - 19:00 WIB

21 Ribu Per Hari, Whoosh Dipadati Penumpang Liburan

Friday, 4 April 2025 - 18:37 WIB

Oneway Lokal Dilakukan Gerbang Tol Cikampek Arah Jakarta

Thursday, 3 April 2025 - 09:27 WIB

Sambut Arus Balik Lebaran 2025, Menteri Dody Tinjau Jalan Tol Fungsional Gending-Kraksaan-Paiton

Thursday, 3 April 2025 - 01:16 WIB

Salad Id Bersama Presiden, Wamen Viva Yoga: Idul Fitri Momentum Untuk Membangkitkan Nilai Persatuan, Kekeluargaan, dan Kemanusiaan  

Berita Terbaru

News

21 Ribu Per Hari, Whoosh Dipadati Penumpang Liburan

Friday, 4 Apr 2025 - 19:00 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Terbaru

Harga Cabai Stabil Sepanjang Libur Lebaran 2025

Friday, 4 Apr 2025 - 18:52 WIB