Perkuat Keandalan Energi, PLN Nusantara Power Gandeng TNI AD untuk Pendampingan dan Pelatihan Pengujian Energi Primer

Sunday, 4 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P dan Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto menunjukkan naskah surat perjanjian kerja sama  terkait pendampingan serta pelatihan pengujian energi primer yang baru saja  ditandatangani pada Rabu (30/4) di Jakata.

Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P dan Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto menunjukkan naskah surat perjanjian kerja sama terkait pendampingan serta pelatihan pengujian energi primer yang baru saja ditandatangani pada Rabu (30/4) di Jakata.

 

DAELPOS.com – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menjalin kerja sama strategis dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam bentuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Rangka Penerimaan dan Pengujian Energi Primer. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power Rachmanoe Indarto dan Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P yang dilangsungkan pada Rabu (30/4) di Jakarta.

Melalui perjanjian ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keandalan sistem penerimaan dan pengujian energi primer, seperti batu bara, biomassa, dan BBM di sejumlah PLTU milik PLN NP. Dukungan personel TNI AD akan dilakukan dalam bentuk pendampingan langsung serta pelatihan intensif yang dirancang oleh PLN NP.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama teknis, tetapi sebuah langkah strategis untuk memastikan pasokan energi primer yang andal, aman, dan berintegritas tinggi. Bersama TNI AD, kami percaya kualitas dan ketepatan pengujian energi primer akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menjamin keandalan pasokan listrik nasional,” ujar Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN NP.

Ruang lingkup perjanjian ini meliputi wilayah kerja yang tersebar di Sumatra dan Jawa pada tahun 2025, seperti PLTU Nagan Raya, PLTU Sebalang, serta PLTU Indramayu, Rembang, Tanjung Awar-awar, Pacitan, dan Paiton Unit 9. Pada periode 2026 hingga 2028, kerja sama akan diperluas ke PLTU Tenayan, Paiton Unit 1-2, dan PLTU Punagaya.

TNI AD akan menugaskan personel terpilih untuk menjalani pelatihan teknis oleh PLN NP, termasuk dalam proses penerimaan dan pengujian energi primer seperti initial draught survey, sampling, final draught survey, hingga penertiban pihak yang mengganggu kegiatan operasional di area vital PLTU.

See also  Pertamina Go Global, Kapal Milik PIS Tunjukkan Kinerja Operasional Impresif Pada Q3 Tahun 2021

Perjanjian ini berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama. Kolaborasi ini juga sejalan dengan Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan TNI tentang Sinergisitas Tugas dan Fungsi, yang diteken pada 25 Maret 2024.

Dengan kerja sama ini, PLN NP menegaskan komitmennya dalam menghadirkan keandalan pasokan listrik nasional melalui sistem pengujian energi primer yang profesional, transparan, dan berdampak langsung pada ketahanan energi Indonesia.(*)

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Thursday, 5 February 2026 - 13:27 WIB

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Berita Terbaru