Lantik 6 Pejabat Eselon I, Menteri Dody: Jaga Kredibilitas dan Integritas

Friday, 4 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, secara resmi melantik enam pejabat tinggi madya setara eselon I di lingkungan Kementerian PU, Jumat (4/7/2025). Pelantikan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kementerian PU tersebut merupakan bagian dari reorganisasi dan evaluasi kelembagaan untuk mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Enam pejabat yang dilantik adalah:

1. Wida Nurfaida, sebelumnya Direktur Pembangunan Jalan, Ditjen Bina Marga, dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian PU.
2. Dwi Purwanto, sebelumnya Direktur Sungai dan Pantai, Ditjen SDA, dilantik sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air.
3. Maulidya Indah Junica, sebelumnya Direktur Jenderal Prasarana Strategis, dilantik sebagai Inspektur Jenderal Kementerian PU.
4. Bisma Staniarto, sebelumnya Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya, dilantik sebagai Direktur Jenderal Prasarana Strategis.
5. Boby Ali Azhari dilantik sebagai Direktur Jenderal Bina Konstruksi.
6. Apri Artoto dilantik sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Menteri Dody menegaskan pentingnya pelantikan ini dalam konteks tanggung jawab besar dan upaya pembenahan kelembagaan di Kementerian PU. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kebocoran anggaran dan meningkatkan efisiensi belanja infrastruktur.

“Arahan Presiden Prabowo Subianto sangat jelas, kebocoran dan pemborosan harus dihentikan. Kementerian PU berkomitmen menjalankan langkah-langkah strategis sejalan dengan arahan tersebut,” ujar Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri Dody menjelaskan bahwa Kementerian PU terus berupaya menurunkan nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR), yaitu rasio yang mengukur efisiensi investasi terhadap pertumbuhan output ekonomi. Mengutip pernyataan Almarhum Prof. Sumitro, Menteri Dody menyebut bahwa ICOR yang tinggi mencerminkan pembangunan mahal tetapi tidak efektif.

“Oleh karena itu, Kementerian PU akan terus memperkuat sistem pengawasan dan mengambil langkah-langkah korektif, sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan pemerintahan sesuai arahan Presiden dan Wakil Presiden,” tegasnya.

See also  Sri Mulyani Dampingi Prabowo Bertemu Deputy Prime Minister Kerajaan Inggris

Pada akhir sambutannya, Menteri Dody berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kredibilitas organisasi, dan selalu mengedepankan integritas.

“Mohon tanamkan kesadaran bahwa dalam pengelolaan anggaran negara yang mencapai ratusan triliun rupiah ini, satu-satunya yang benar-benar mengawasi kita adalah Tuhan, bukan KPK, Polisi, atau Irjen. Jagalah integritas setiap detik dalam melaksanakan tugas,” pungkas Menteri Dody. (*)

Berita Terkait

Era AI dan Mahasiswa: Pintar Instan atau Mandek Berpikir
Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target
Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul
Swasembada Pangan 2025, Prabowo Klaim Kemenangan Rakyat
Purbaya: Membangun Ekonomi lewat Bahasa Kepercayaan
Mendes Yandri Gagas Donor Darah dari Desa untuk Indonesia
Rekayasa Lalin MRT Fase 2A Harmoni–Mangga Besar hingga Agustus 2026
Kunjungan ke Aceh Tamiang, Pemerintah Perkuat Satgas Kuala
Tag :

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 15:27 WIB

Era AI dan Mahasiswa: Pintar Instan atau Mandek Berpikir

Friday, 9 January 2026 - 13:24 WIB

Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target

Friday, 9 January 2026 - 13:01 WIB

Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul

Thursday, 8 January 2026 - 13:01 WIB

Swasembada Pangan 2025, Prabowo Klaim Kemenangan Rakyat

Thursday, 8 January 2026 - 12:56 WIB

Purbaya: Membangun Ekonomi lewat Bahasa Kepercayaan

Berita Terbaru

News

Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target

Friday, 9 Jan 2026 - 13:24 WIB