DEB Besakih Bali, Pertamina Lestarikan Hutan Tingkatkan Kesejahteraan Dengan Energi Terbarukan

Friday, 11 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Pertamina melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) hadir di Desa Besakih Bali, sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan, terutama dalam meningkatkan keekonomian dan kemandirian energi masyarakat berkelanjutan.

Melalui program DEB, Pertamina hijaukan kawasan yang sebelumnya gersang yang kini menjadi ruang hidup yang lestari. Barisan pohon produktif ditanam warga melalui Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Maha Wana Basuki bersama Pertamina dalam program Perhutanan Sosial, tak hanya menghijaukan namun juga membawa kesejahteraan.

Ketua LPHD Mahawana Besakih, I Nyoman Artana sekaligus local hero Pertamina menyampaikan Hutan Desa Besakih dikelola dengan mengedepankan aspek keseimbangan lingkungan, karena lokasi ini disebut Huluning Bali Rajya, yang berarti hulunya Pulau Bali. Tentu mengelola lingkungan harus dimulai dari hulu, yaitu Besakih.

“Apabila lokasi ini tidak dipelihara dengan baik maka akan memengaruhi potensi bencana alam dan perubahan iklim di Bali.” ucap Nyoman.

Pemulihan dan pengembangan hutan Desa Besakih, lanjut Nyoman, dimulai sejak 2023. Melalui program penguatan kelompok, penanaman pohon endemik, pengembangan produk madu. Melalui pendampingan oleh Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Manggis, juga dilakukan pembangunan dan penataan kawasan wisata.

“Hutan Desa Besakih dikelola dengan menerapkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang berarti “tiga penyebab kebahagiaan,” terang Nyoman.

Menurut Nyoman, konsep ini mengajarkan tentang hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, melalui program DEB Desa Besakih yang diresmikan Jumat, 11 Juli 2025, kawasan hutan Desa Besakih kini ditingkatkan dengan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Energi terbarukan minim emisi itu berkapasitas 6,6 KWp dengan kapasitas baterai 20 KWh. Dimanfaatkan warga untuk mesin ekstraktor madu otomatis dan penerangan di lokasi camping.

See also  Pertamina Bangun Klinik Berstandar Nasional di Lombok, Permudah Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

“Program DEB Desa Besakih diharapkan dapat menggerakkan perekonomian area perhutanan sosial sebesar 120 juta rupiah per bulan melalui pengelolaan pariwisata dengan total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara yang diestimasikan sebanyak 2.000 orang,” jelas Fadjar.

Selain itu lewat produksi madu dan produksi pengolahan hasil hutan non kayu lainnya yang dikelola secara berkelanjutan.

Menurutnya, PLTS yang terpasang juga akan memberikan penghematan biaya listrik hingga Rp 14 juta per tahun dan mendukung pengurangan emisi karbon dengan potensi reduksi emisi karbon 8,59 ton Co2eq per tahun.

DEB Besakih merupakah salah satu dari 80 DEB yang ditargetkan direalisasikan Pertamina di tahun 2025. “DEB merupakan inovasi dan inisiatif Pertamina untuk mewujudkan swasembada energi desa berbasis energi terbarukan,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto agar setiap desa bisa mandiri energi,” terang Fadjar lagi.

Selain itu, pembangunan DEB disesuaikan dengan potensi sumber energi bersih serta kekuatan dan keunggulan ekonomi masing-masing desa, sehingga memberikan efek ganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Secara nasional, hingga saat ini, Pertamina telah membangun 173 DEB di seluruh Indonesia. Terdiri dari 146 DEB berbasis energi surya, 16 DEB gas metana dan biogas, 8 DEB mikrohidro, 2 DEB energi biodiesel dan 1 DEB hybrid energi surya dan angin.

DEB Pertamina mendorong pemanfaatan energi terbarukan dengan kapasitas 791 ribu Watt Peak energi surya, 6.500 liter energi biodiesel, 860 ribu m3 ton biogas dan biometana, 16,500 Watt Peak energi hybrid surya dan angin dan 52 ribu watt energi mikrohidro.

“Seluruh energi bersih ini menyumbang pengurangan emisi karbon hingga 729 ton Co2eq per tahun,” pungkas Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

PLN Nusantara Power Gelar Derma Nusantara di 36 Lokasi, Salurkan Santunan kepada 1.792 Penerima
PGN Bangun Ekosistem Daur Ulang di Cilegon, Ubah 871 Kg Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai Jual
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit di Cilacap
Layanan Bertumbuh Pesat! PLN Icon Plus Raih Penghargaan SBBI Awards 2026
Sabet Tiga Penghargaan Contact Center World, PLN Icon Plus Perkuat Layanan Pelanggan melalui Contact Center ICONNET
Elnusa Raup Laba Rp435 Miliar, Naik 29 Persen di Semester I 2026
PGN Edukasi Pelaku UMKM Bojonegoro Terkait Penggunaan Gas Bumi Secara Aman
Dari Riset hingga Mobilitas, PLN Nusantara Power Paparkan Roadmap Hidrogen Nasional
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 13:16 WIB

PLN Nusantara Power Gelar Derma Nusantara di 36 Lokasi, Salurkan Santunan kepada 1.792 Penerima

Thursday, 30 July 2026 - 11:39 WIB

PGN Bangun Ekosistem Daur Ulang di Cilegon, Ubah 871 Kg Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai Jual

Thursday, 30 July 2026 - 11:07 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia, PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit di Cilacap

Tuesday, 28 July 2026 - 22:16 WIB

Layanan Bertumbuh Pesat! PLN Icon Plus Raih Penghargaan SBBI Awards 2026

Tuesday, 28 July 2026 - 19:51 WIB

Sabet Tiga Penghargaan Contact Center World, PLN Icon Plus Perkuat Layanan Pelanggan melalui Contact Center ICONNET

Berita Terbaru

Berita Utama

Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek

Thursday, 30 Jul 2026 - 13:28 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Terbaru

MRT Jakarta Kebut Pengembangan Stasiun Bundaran HI, Progres 21,41 Persen

Thursday, 30 Jul 2026 - 13:04 WIB