Kemenhub Soroti 3 Nyawa Melayang Tiap Jam di Jalan Raya

Friday, 22 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan Aan Suhana acara press background bertema Keselamatan sebagai Prioritas Utama Transportasi di Kantor Kemenhub, Jakarta , Kamis ( 21/8/2025 )

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan Aan Suhana acara press background bertema Keselamatan sebagai Prioritas Utama Transportasi di Kantor Kemenhub, Jakarta , Kamis ( 21/8/2025 )

daelpos.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam sektor transportasi nasional. Dirjen Hubdat Kemenhub, Aan Suhanan, mengungkapkan setiap jam rata-rata tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia.

“Data kita menunjukkan, setiap satu jam ada tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan. Bayangkan, dampaknya bukan hanya pada nyawa, tapi juga masalah sosial, bahkan budaya,” ujar Aan Suhanan dalam acara press background bertema Keselamatan sebagai Prioritas Utama Transportasi di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Dalam paparannya, Dirjen Aan menjelaskan ada lima pilar keselamatan yang menjadi acuan dalam Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Transportasi. Pilar pertama adalah kebijakan pemerintah sebagai pengambil keputusan prioritas keselamatan. Pilar kedua menyangkut pembangunan jalan yang berkeselamatan. Pilar ketiga, kendaraan yang memenuhi standar keselamatan. Pilar keempat, pengemudi atau pengguna jalan yang disiplin. Sedangkan pilar kelima, penanganan kesehatan pasca kecelakaan.

“Lima pilar ini menjadi pegangan kita, karena kecelakaan sudah termasuk tiga besar penyebab kematian setelah COVID-19, menurut data CDC dan HDIPIS,” jelas Aan Suhanan.

Kemenhub, lanjut Aan, telah membangun proving ground berstandar internasional yang mulai beroperasi 7 Agustus lalu. Fasilitas ini memungkinkan setiap kendaraan yang diproduksi di Indonesia diuji coba secara langsung, tanpa harus dikirim ke luar negeri.

“Kalau dulu produsen harus uji kendaraan ke Jepang, Eropa, atau Thailand. Sekarang kita punya fasilitas sendiri. Ada uji tabrakan depan, samping, seatbelt, emisi, sampai crash test. Semua untuk memastikan kendaraan yang dipasarkan memenuhi standar keselamatan,” ungkapnya.

Selain kendaraan, isu Over Dimension Over Loading (ODOL) juga menjadi perhatian. Kemenhub tengah menyiapkan sistem penegakan hukum berbasis data dan teknologi untuk menekan praktik kendaraan barang melebihi kapasitas.

See also  Dampak Corona, Rupiah Makin Terpuruk, Tembus Rp15.000 Ribu

“Saat ini data angkutan barang tersebar di banyak instansi. Ke depan, kita integrasikan, lalu gunakan teknologi weight in motion agar penegakan hukum lebih efektif. Ini juga akan mengurangi potensi pungutan liar karena interaksi langsung antara petugas dan pengemudi bisa diminimalisir,” kata Aan.

Aan menambahkan, selain regulasi dan teknologi, Kemenhub juga mendorong pendidikan keselamatan sejak usia dini. Ia mencontohkan Jepang yang mampu menanamkan budaya tertib tanpa harus banyak kamera pengawas.

“Di Jepang, hampir tidak ada kamera ETLE. Mereka menanamkan budaya keselamatan sejak usia sembilan tahun. Kita ingin belajar dari itu, membangun kesadaran masyarakat sejak kecil agar keselamatan benar-benar menjadi perilaku,” tegasnya.

Melalui langkah-langkah ini, Kemenhub berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi, sesuai visi pemerintah membangun transportasi yang aman, berkelanjutan, dan berorientasi pada manusia.

“Kalau kita bisa menekan angka kecelakaan, artinya kita bukan hanya menyelamatkan nyawa, tapi juga menjaga masa depan generasi,” pungkas Dirjen Hubdat Kemenhub.

Berita Terkait

Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih
Hutama Karya Hadir Sebagai Bagian Penyediaan Infrastruktur Kesehatan di RSUD Kota Bima
Jelang Mudik Lebaran 2026, Hamawas Tingkatkan Layanan di Tol Kutepat
Refleksi Ramadan dan Implementasinya dalam Reformasi Birokrasi
Kecamuk di Iran, Gus Hilmy: Dunia Tidak Boleh Dikuasai Logika Perang
DPD RI Serahkan Bantuan Pompa untuk Dukung Produktivitas Petani di Sleman
Jakpro Siapkan 4.500 Paket Sembako Murah saat Ramadan 1447 H
RIPD 2025–2045 Dikebut, Pemerintah Bidik Lompatan Ekonomi dan Layanan Publik Makin Prima

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 19:39 WIB

Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih

Monday, 2 March 2026 - 17:46 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Hamawas Tingkatkan Layanan di Tol Kutepat

Sunday, 1 March 2026 - 19:52 WIB

Refleksi Ramadan dan Implementasinya dalam Reformasi Birokrasi

Sunday, 1 March 2026 - 19:50 WIB

Kecamuk di Iran, Gus Hilmy: Dunia Tidak Boleh Dikuasai Logika Perang

Sunday, 1 March 2026 - 19:47 WIB

DPD RI Serahkan Bantuan Pompa untuk Dukung Produktivitas Petani di Sleman

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

Jakarta Festival Ramadan, UMKM Panen Rezeki!

Monday, 2 Mar 2026 - 22:15 WIB

Berita Utama

Mendes Yandri dan Ketua KPPU Komitmen Sukseskan Kopdes Merah Putih

Monday, 2 Mar 2026 - 19:39 WIB