Proteksi Wilayah Pesisir, Kementerian PANRB Dukung Penguatan BOP Pantura Jawa

Tuesday, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) turut mendukung pembangunan Giant Sea Wall (GSW) yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). GSW merupakan proyek berbasis infrastruktur yang menekankan pada aspek teknis dan fungsional dengan orientasi utama pada proteksi wilayah pesisir.

“Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, core business-nya mencakup empat tahapan utama, yaitu persiapan, perencanaan, pembangunan, dan pengembangan Kawasan,” ujar Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto dalam Rapat Kelembagaan Badan Otorita Pengelola (BOP) Pantai Utara Jawa bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Senin (08/09/2025).

Purwadi mengatakan dalam proses pembangunan GWS melibatkan banyak kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang memiliki peran berbeda-beda, oleh karenanya perlu adanya satu lembaga otoritatif yang mampu mengintegrasikan peran dan fungsi seluruh K/L tersebut sehingga pembangunan GSW dapat berjalan konsolidatif dan akuntabel. GSW bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan sebuah upaya integratif yang menuntut koordinasi kelembagaan yang kuat.

Dengan menempatkan GSW sebagai kawasan otoritatif, maka akan ada kendali tunggal dalam perencanaan, pengaturan, dan pelaksanaan pembangunan kawasan. Hal tersebut menjadi kunci untuk menghindari duplikasi kebijakan, memastikan konsistensi lintas sektor, serta menjamin keberlanjutan proyek GSW sebagai salah satu PSN.

Dijelaskan bahwa GSW tidak hanya untuk melindungi kawasan perkotaan Pantura dari ancaman banjir rob dan penurunan tanah, tetapi juga sebagai pendorong pembangunan kawasan strategis yang terintegrasi. Tugas BOP Pantura Jawa melaksanakan persiapan, perencanaan, pembangunan, dan pengembangan kawasan Pantura. Sementara fungsinya meliputi perumusan kebijakan, koordinasi lintas sektor, pelaksanaan, hingga evaluasi program Pantura.

Dukungan Kementerian PANRB pada pembangunan GSW melaui pembentukan kelembagaan, perumusan desain organisasi yang efektif, sederhana, dan pengelolaan SDM Aparatur. BOP Pantura Jawa diharapkan mampu memastikan integrasi kebijakan dan efektivitas pembangunan wilayah.

See also  Komisi IV DPR RI Apresiasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Serap Tenaga Kerja di Jawa 1,38 Juta Hari Orang Kerja (HOK)

Berita Terkait

Suasana Haru Warnai Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Sragen, Anak Buruh Kini Bisa Wujudkan Mimpi
Sekolah Rakyat DKI Jakarta Garapan Hutama Karya Fungsional di Hari Pertama MPLS 2026
Lepas 25 Kades Study Visit ke Tiongkok, Mendes Harap Jadi Role Model bagi Desa di Indonesia
Mentrans Iftitah: Komoditas Unggulan Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Prabowo: Gagasan Kopdes Merah Putih Sudah Dipikirkan Sejak Jadi Prajurit TNI
Kementerian PU Tegaskan Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup, Justru Diperkuat Demi Keselamatan Masyarakat
Rempang Disiapkan Jadi Gerbang Investor
PP PBVSI Berikan Target Tinggi Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026

Berita Terkait

Tuesday, 14 July 2026 - 22:10 WIB

Suasana Haru Warnai Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Sragen, Anak Buruh Kini Bisa Wujudkan Mimpi

Tuesday, 14 July 2026 - 18:43 WIB

Sekolah Rakyat DKI Jakarta Garapan Hutama Karya Fungsional di Hari Pertama MPLS 2026

Tuesday, 14 July 2026 - 13:43 WIB

Lepas 25 Kades Study Visit ke Tiongkok, Mendes Harap Jadi Role Model bagi Desa di Indonesia

Tuesday, 14 July 2026 - 08:27 WIB

Mentrans Iftitah: Komoditas Unggulan Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Monday, 13 July 2026 - 21:16 WIB

Prabowo: Gagasan Kopdes Merah Putih Sudah Dipikirkan Sejak Jadi Prajurit TNI

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

JPO Tendean Beres Dievakuasi, Pembangunan Belum Dimulai

Wednesday, 15 Jul 2026 - 18:34 WIB

(Foto: Dok. Pertamina)

Energy

Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal

Wednesday, 15 Jul 2026 - 16:46 WIB