PLN EPI Dorong Ekonomi Sirkular, Hadirkan Solusi Sampah Berkelanjutan Lewat Program Maggot BSF di Gunungkidul

Tuesday, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program maggot BSF ini sejalan dengan Perda Nomor 14 Tahun 2020 Kabupaten Gunungkidul dan diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana sampah bisa bernilai ekonomi.

Program maggot BSF ini sejalan dengan Perda Nomor 14 Tahun 2020 Kabupaten Gunungkidul dan diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana sampah bisa bernilai ekonomi.

daelpos.com – Subholding PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus menghadirkan inovasi dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui pelatihan PROMAG (Pengelolaan Sampah Organik Dapur (SOD) dengan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Kalurahan Karangasem, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul. Program ini menjadi wujud nyata pemberdayaan masyarakat sekaligus solusi pengelolaan sampah berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah berkomitmen memilah sampah dari rumah.

“Di Gunungkidul, pengelolaan sampah kini menghadirkan harapan baru dengan menciptakan nilai ekonomi. Melalui pelatihan ini, PLN EPI berharap kapasitas masyarakat semakin kuat sehingga budidaya maggot berkembang luas, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus ekonomi warga,” ujarnya.

Mamit menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan PLN EPI terhadap program Desa Berdaya Energi Gunungkidul serta sejalan dengan komitmen Perusahaan menjalankan prinsip Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul Eko Suharso Prihantoro, menyebut sekitar 60% timbulan sampah di wilayahnya berasal dari rumah tangga dan sisa makanan.

“Paradigma pengelolaan sampah harus berubah dari linear menjadi ekonomi sirkular. Program maggot BSF ini sejalan dengan Perda Nomor 14 Tahun 2020 Kabupaten Gunungkidul dan diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana sampah bisa bernilai ekonomi,” jelasnya.

Acara yang dihadiri 20 Orang anggota Kelompok Wanita Tani Berkahing Bhumi dan Bank Sampah Ngupadi Rejeki Karang Asem ini menghadirkan narasumber Mulyanto Diharjo, Direktur Bank Sampah Induk Patriot Kota Bekasi sekaligus praktisi pengelolaan sisa olahan dapur dengan maggot BSF, yang berbagi pengalaman dan teknik budidaya maggot untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah organik menjadi produk bernilai jual.

See also  Disaksikan Prabowo dan Lula, Indonesia-Brasil Perkuat Kemitraan Strategis Sektor ESDM

Ketua Bank Sampah Ngupadi Rejeki Karang Asem, Riyanta menyampaikan manfaat nyata program ini.

“Bantuan ini membantu warga menyelesaikan permasalahan rumah tangga khususnya Sampah Organik Dapur, yang tadinya terbuang dapat diolah menjadi pakan maggot kaya protein dan dipanen untuk pakan lele dan ayam sedangkan residunya menjadi pupuk organik. Saya memastikan bahwa setiap bantuan dan inisiatif ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.” ujar Riyanta.

Kolaborasi PLN EPI, DLH Gunungkidul, praktisi pengelolaan sampah, dan masyarakat diharapkan menjadi contoh sinergi dalam mengatasi persoalan sampah, menciptakan peluang ekonomi baru di tingkat lokal, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 12 terkait Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan.

Berita Terkait

Dedikasi Perwira Elnusa, Hadirkan Energi untuk Melangkah Penuh Harapan Pasca Bencana di Aceh
Hormuz Ditutup, BBM Jangan Sampai Seret! Bahlil Gaspol Amankan Energi RI
Dirut Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Mudik Lebaran 1447 H
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Tiket Final Four Proliga 2026
Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara
Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya
Anak Usaha PLN Nusantara Power Gandeng KEPCO KPS Bidik Pasar Global
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik per 1 Maret 2026, Pertamax Tembus Rp12.300/Liter
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 22:49 WIB

Dedikasi Perwira Elnusa, Hadirkan Energi untuk Melangkah Penuh Harapan Pasca Bencana di Aceh

Tuesday, 3 March 2026 - 22:19 WIB

Hormuz Ditutup, BBM Jangan Sampai Seret! Bahlil Gaspol Amankan Energi RI

Tuesday, 3 March 2026 - 13:34 WIB

Dirut Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Mudik Lebaran 1447 H

Tuesday, 3 March 2026 - 11:04 WIB

Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Amankan Tiket Final Four Proliga 2026

Monday, 2 March 2026 - 19:47 WIB

Dorong Green Mining, PLN Salurkan 23.040 Unit REC PT Borneo Indobara

Berita Terbaru

News

THR ASN 2026 Cair Bertahap Sejak 26 Februari

Tuesday, 3 Mar 2026 - 23:02 WIB

Nasional

BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial

Tuesday, 3 Mar 2026 - 22:43 WIB