Kementerian PU Percepat Selesainya Pembangunan Jaringan Irigasi Pidekso, Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Friday, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terus mempercepat pembangunanjaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Pidekso di Kabupaten Wonogiri. Jaringan ini akan memanfaatkan suplai air dari Bendungan Pidekso yang berkapasitas tampungan 25 juta m³, untuk mengairi lahan sawah seluas 1.493 hektare dan menyuplai air baku hingga 300 liter/detik.

Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau langsung pembangunan jaringan irigasi DI Pidekso, Jumat (26/9/2025) menyampaikan, percepatan pembangunan jaringan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap bendungan dapat segera memberi manfaat nyata bagi ketahanan pangan nasional.

“Ini salah satu contoh yang dikomentari Bapak Presiden, ada bendungan tapi jaringan irigasinya belum tersambung ke sawah. Untuk Pidekso, kami targetkan pembangunan jaringan primer kanan dan kiri sepanjang total 12 km dapat selesai pada Desember 2025. Dengan begitu, air bendungan bisa mengaliri sekitar 237 hektare sawah secara optimal. Ke depan, kami pastikan tidak ada lagi bendungan yang tidak berfungsi mengairi lahan pertanian,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Lebih lanjut, Menteri Dody mengatakan, pembangunan jaringan irigasi merupakan prioritas yang tidak mengalami efisiensi anggaran, karena langsung menyangkut ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. “Presiden justru menambah anggaran untuk irigasi, karena dua tujuan utama adalah mewujudkan swasembada pangan di tengah kondisi geopolitik yang penuh tantangan, dan meningkatkan taraf hidup petani,” lanjut Menteri Dody.

Bendungan Pidekso dengan kapasitas volume tampung 25 juta m3 dan luas genangan 232 hektare (ha) dapat mengairi lahan pertanian seluas 1.493 ha terdiri dari lahan fungsional 1.295 ha di Giriwoyo dan Baturetno Kabupaten Wonogiri serta lahan potensial yang sebelumnya sawah tadah hujan seluas 198 ha.

See also  Kementerian PUPR Pastikan Jalan Tol dan Jalan Nasional Selalu Dalam Kondisi Mantap

Bendungan multifungsi ini juga memberikan manfaat untuk memenuhi kebutuhan air baku warga Wonogiri dengan kapasitas 300 liter/detik dan memiliki potensi sebagai destinasi wisata baru. Selain itu juga mereduksi debit banjir sekitar 11% di wilayah hilir karena bendungan yang berada di hulu Sungai Bengawan Solo ini merupakan satu kesatuan pengelolaan sungai yang terhubung ke Waduk Serba Guna Kabupaten Wonogiri atau dikenal dengan sebutan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Bengawan Solo, Kalmah, menjelaskan pembangunan DI Pidekso dilakukan bertahap. Selain menyuplai sawah di sekitar bendungan, jaringan ini juga dirancang untuk mengalirkan air hingga ke daerah irigasi eksisting di Kecamatan Giriwoyo dan Baturetno yang berjarak sekitar 30 km.

“Sebelum ada Bendungan Pidekso, petani hanya mengandalkan air hujan atau pompa dari sungai, sehingga rata-rata hanya bisa menanam padi sekali setahun. Setelah bendungan terbangun, petani sudah bisa panen dua kali setahun. Dengan jaringan irigasi teknis yang sedang kita bangun, produktivitas pertanian akan semakin meningkat karena distribusi air bisa menjangkau sawah tadah hujan secara lebih merata,” jelas Kalmah.

Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Pidekso di Kabupaten Wonogiri pada Tahun Anggaran 2025 ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Pidekso yang memiliki kapasitas tampungan 25 juta m³. Proyek ini dirancang untuk memberikan layanan irigasi seluas 1.493 hektare, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat yang selama ini masih mengandalkan sawah tadah hujan.

Secara teknis, pembangunan jaringan irigasi mencakup pembangunan Saluran Primer Kanan sepanjang kurang lebih 12,8 km dengan target 6,9 km dibangun pada TA 2025, serta Saluran Primer Kiri sepanjang kurang lebih 9,3 km dengan target 5,8 km. Selain itu, dilakukan rehabilitasi saluran sekunder di beberapa titik, yakni di Kauman (0,588 km), Bulu (1,809 km), Sidorejo (2,305 km), Tegalharjo (2,344 km), dan Danan (1,000 km).

See also  Kunjungi IPAL Krukut, Menteri Basuki: Kurangi Pencemaran, Berikan Nilai Tambah untuk Kota

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan talang, bangunan sadap, bangunan corongan, serta perkuatan saluran untuk memastikan distribusi air berjalan lancar. Progres pembebasan lahan juga terus diupayakan, dengan sebagian besar bidang telah tervalidasi.

“Dengan percepatan ini, jaringan irigasi DI Pidekso diharapkan segera berfungsi penuh untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Wonogiri,”tutur Kalmah. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Thursday, 20 August 2026 - 10:57 WIB

Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Wednesday, 19 August 2026 - 22:01 WIB

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Tuesday, 18 August 2026 - 10:32 WIB

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Saturday, 22 Aug 2026 - 22:52 WIB