Penataan Kawasan Barito Kini Resmi Mengacu SOP.

Monday, 27 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui Tim Penertiban Terpadu Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan penataan pedagang eks Lokasi Sementara (Loksem) Usaha Mikro/Pedagang Kaki Lima JS 25, 26, 30 dan 96  Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru.

Penertiban oleh Tim Penertiban Terpadu Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya dilakukan sudah mengacu pada standar operasional prosedur (SOP).

Menurutnya, penertiban baru dilakukan setelah para pedagang eks Loksem tidak mengindahkan Surat Peringatan (SP)1 sampai SP3 yang disampaikan Satpol PP Jakarta Selatan untuk mengosongkan tempat usaha karena mereka sudah disediakan tempat usaha baru di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, penataan kawasan Pasar Barito ini adalah salah satu upaya Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk merevitalisasi taman sesuai dengan fungsinya, seperti penghijauan, resapan air hingga pengendali banjir.

“Penertiban secara humanis ini merupakan bagian dari rencana revitalisasi Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser,” ujarnya, Senin (27/10).

Anwar menyebut, Pemkot Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) setempat telah memberikan sosialisasi kepada para pedagang eks Loksem untuk dapat direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dengan fasilitas yang lebih layak, higienis, dan strategis.

“Secara legalitas penempatan Loksem Usaha Mikro/Pedagang Kaki Lima JS 25, 26, 30 dan 96 telah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang.  Sehingga, tempat usaha eks Loksem harus dikembalikan oleh pedagang dalam keadaan kosong seperti semula,” terangnya.

Anwar menyampaikan, para pedagang yang telah mendaftar ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung akan segera difasilitasi perpindahannya oleh Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan.

See also  Dampak Corona: Jakarta, Roda Ekonomi Semakin Lesu

“Intinya kami memberikan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM untuk bisa lebih berkembang lagi ke depannya,” tandasnya.

Berita Terkait

CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga
Jakarta Masuki Era Bonus Demografi, Milenial dan Gen Z Dominasi Ibu Kota
Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat
Wow! Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen di Awal 2026
Wagub Rano Tertibkan Parkir Liar di Lebak Bulus
Pemprov DKI Gelar “Earth Hour”, Lampu Dipadamkan Serentak 25 April 2026
DKI Siaga El Nino! BPBD Kebut Mitigasi, Antisipasi Kekeringan dan Polusi Udara
Wujudkan Kebijakan Inklusif, Pemprov DKI Perkuat Integrasi Data Carik 2026

Berita Terkait

Sunday, 10 May 2026 - 13:37 WIB

CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga

Saturday, 9 May 2026 - 23:08 WIB

Jakarta Masuki Era Bonus Demografi, Milenial dan Gen Z Dominasi Ibu Kota

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Thursday, 7 May 2026 - 09:45 WIB

Wow! Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen di Awal 2026

Saturday, 25 April 2026 - 11:04 WIB

Wagub Rano Tertibkan Parkir Liar di Lebak Bulus

Berita Terbaru

Energy

Pelita Air Libatkan UMKM Lokal di PAS Sky Shop

Monday, 11 May 2026 - 21:31 WIB

Berita Terbaru

Hutama Karya Rampungkan 98,92 Persen IT Center BRI Ragunan Paket 2

Monday, 11 May 2026 - 19:32 WIB