Kuliah Umum di Undip, Mentrans Ajak Anak Muda Turun Langsung Ke Lapangan Untuk Wujudkan Kawasan Transmigrasi Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Monday, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Anak-anak muda diajak untuk menjadi motor penggerak perubahan di kawasan transmigrasi, tidak hanya jadi penonton. Para mahasiswa ditantang sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul untuk terlibat langsung dalam membangun wilayah transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang modern dan berkelanjutan. Ini disampaikan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menyampaikan Kuliah Umum di depan lebih dari seribu mahasiswa/i Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah (31/10).

“Saya sampaikan, kehadiran saya di sini, di kuliah umum ini adalah juga untuk memastikan partisipasi generasi muda untuk ikut membangun kawasan transmigrasi. Tantangan yang terbesar bagaimana mengubah persepsinya masyarakat, bahwa transmigrasi hari ini, bukan hanya sekedar perpindahan penduduk,” kata ” kata Menteri Iftitah disambut riuh para mahasiswa.

Menteri Iftitah menjelaskan dalam rangka transformasi transmigrasi, Kementerian Transmigrasi telah mengirim 2.000 peneliti dari tujuh perguruan tinggi unggulan yang terdiri dari mahasiswa, dosen hingga guru besar untuk melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi kawasan transmigrasi. Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) ini merupakan bentuk nyata distribusi SDM unggul ke 154 kawasan transmigrasi.

“Kita tidak mungkin bisa mengembangkan kawasan transmigrasi tanpa SDM-SDM yang unggul. Oleh karena itu, saya dan seluruh pegawai Kementerian Transmigrasi berusaha merapatkan barisan dengan dunia kampus dan juga dunia usaha agar bisa membantu rakyat untuk melakukan industrialisasi tetapi juga tidak meniadakan atau tanpa meniadakan kehadiran masyarakat lokal,” tutur Menteri Iftitah.

Mentrans menegaskan pengembangan kawasan transmigrasi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen.

“Jadi, supaya masyarakat lokal bisa terserap oleh lapangan kerja, kita juga harus melakukan pemberdayaan terhadap mereka. Mereka mendapatkan pendapatan sehingga pertumbuhan ekonominya akan inklusif dan berkelanjutan,” kata Mentrans.

See also  Pemerintah Bangun 4 Pos Lintas Batas Negara di Kaltara

Sebagai bukti nyata, ada 4 kawasan transmigrasi yang menjadi fokus utama yakni Batam, Rempang dan Galang (Barelang) di Kepulauan Riau; Salor di Merauke, Papua Selatan; Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat; dan Kaluku, Mamuju di Sulawesi Barat.

“Buktinya, seperti yang tadi saya tunjukkan di Rempang. Saya sudah sampaikan kepada Wakil Wali Kota, ayo kita sepakat, tidak boleh lagi ada yang mengusir, tidak boleh lagi ada yang menggeser, dan tidak boleh lagi ada yang menggusur masyarakat. Masyarakat biarkan saja tetap di tempatnya. Kita buat satu kawasan baru. Kalau mereka tertarik, pasti mereka akan mau pindah dengan sendirinya. Jadi, itu tantangannya. Kita ingin masyarakat tidak lagi menjadi korban pembangunan,” kata Mentrans.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan transformasi transmigrasi yang disampaikan Menteri Iftitah. Beliau menilai konsep tersebut sejalan dengan misi akademik Undip untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Kami mendukung ide transformasi transmigrasi. Kami termasuk bagian dari Tim Ekspedisi Patriot yang menerjunkan 275 peneliti di 52 wilayah di 13 provinsi. Kami ingin mengidentifikasi sumber-sumber yang bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Suharnomo.

Rektor menambahkan dosen, alumni, dan mahasiswa Undip siap berkolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi dalam riset, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi.

Kementerian Transmigrasi berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat mempercepat transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkeadilan dan berkelanjutan sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dari Sabang hingga Merauke. (AAF)

Berita Terkait

Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia
Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah
Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat
Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera
Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN
Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman
BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 18:06 WIB

Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia

Tuesday, 9 June 2026 - 00:31 WIB

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 June 2026 - 00:29 WIB

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Sunday, 7 June 2026 - 16:15 WIB

Hutama Karya dan Bappenas Perkuat Sinergi Konektivitas Sumatra Barat

Saturday, 6 June 2026 - 20:24 WIB

Sekolah Berasrama untuk Anak Maluku Utara Disiapkan di Halmahera

Berita Terbaru

Berita Utama

Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 18:06 WIB

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB