Hutama Karya Pulihkan Akses Air Bersih di Sumatra Barat

Wednesday, 31 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) dipercaya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melaksanakan penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pascabencana di Provinsi Sumatra Barat. Proyek yang mencakup Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memulihkan layanan air bersih agar kembali mengalir dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara bertahap.

Ruang lingkup pekerjaan Hutama Karya meliputi perbaikan dan peningkatan infrastruktur SPAM di 3 (tiga) wilayah terdampak. Di Kota Padang, pekerjaan mencakup perbaikan empat Intake utama, yakni Palukahan, Taban, Latung, dan Guo Kuranji, penambahan bak prasedimentasi di Intake Gunung Pangilun, serta pengadaan dan pemasangan pipa transmisi dan distribusi.

Sementara itu, di Kabupaten Agam, Hutama Karya menangani perbaikan Intake, pemasangan pipa transmisi, serta pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 20 liter/detik. Adapun di Kabupaten Pesisir Selatan, pekerjaan difokuskan pada perbaikan delapan lokasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Saat ini, fokus utama pekerjaan berada di Kota Padang, khususnya pada penanganan pipa transmisi air baku dari Intake Palukahan menuju IPA Palukahan. Sistem ini terdiri dari 2 (dua) jalur pipa, di mana jalur pertama telah kembali berfungsi melalui penanganan PDAM Kota Padang, sehingga IPA Palukahan dapat beroperasi kembali dan melayani masyarakat pada 50% dari kapasitas awal. Kondisi ini menjadi langkah awal pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Hutama Karya saat ini mempercepat penyambungan jalur kedua menggunakan pipa HDPE yang didukung bantuan material dari Kementerian PU serta aksesori dari Hutama Karya Group. Hingga akhir Desember 2025, progres pekerjaan sampai dengan akhir desember ini telah mencapai sekitar 75%, dengan 1.134 meter pipa terpasang dari total estimasi sekitar 1.500 meter. Penyelesaian jalur ini ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat, sehingga kapasitas distribusi air bersih dapat meningkat dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang berada di sekitar jalur akses air tersebut, yaitu beberapa daerah di Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

See also  Epson luncurkan Smart Proyektor Full HD All-in-one yang dirancang Pengaturan dengan Serbaguna

Dalam kesempatan terpisah, Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyampaikan bahwa Hutama Karya menempatkan kualitas dan keberlanjutan sebagai prioritas utama dalam penanganan SPAM pascabencana.
“Penugasan dari Kementerian PU kami tindaklanjuti dengan gerak cepat dan kesiapan menyeluruh di lapangan, mulai dari penguatan tim, penerapan metode kerja, hingga pengendalian mutu. Pendekatan ini kami lakukan agar sistem air minum yang dipulihkan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang,” ujarnya.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan pengelolaan sumber daya yang optimal, penerapan metode kerja adaptif di medan yang menantang, serta koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan PDAM setempat. Proyek ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses air bersih yang lebih andal dan berkelanjutan.

“Melalui pelaksanaan proyek SPAM di Sumatra Barat, Hutama Karya menegaskan kehadirannya sebagai bagian dari komitmen BUMN Peduli dalam mendukung masyarakat di wilayah terdampak bencana melalui penyediaan infrastruktur air minum yang dibangun secara bertahap dan terencana. Kehadiran proyek ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, sekaligus mendorong pemulihan kondisi lingkungan dan kehidupan sosial secara berkesinambungan, sejalan dengan program tanggap bencana dari Danantara Indonesia,” tutup Mardiansyah.

Berita Terkait

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Thursday, 15 October 2026 - 07:58 WIB

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Berita Terbaru