daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata Tahap 1 di Provinsi Sulawesi Selatan. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 500 liter/detik telah selesai 100% dan siap untuk mendukung layanan air minum bagi 40.000 Sambungan Rumah (SR) atau setara 200.000 jiwa di Kota Makassar serta Kabupaten Maros, Gowa, dan Takalar.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan SPAM merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur pelayanan dasar yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“SPAM bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bukti nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” kata Menteri Dody.
Pembangunan Tahap 1 mencakup koneksi air baku, IPA beton 500 liter/detik, reservoir kapasitas 6.000 m³, serta sistem mekanikal, elektrikal, instrumentasi dan SCADA. Selain itu juga telah diselesaikan pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) Regional Mamminasata sepanjang 35,3 km mencakup jaringan transmisi air curah jalur utara sepanjang 4,03 km dan jalur selatan 31,29 km, termasuk fasilitas pendukung pada titik offtake.
SPAM Regional Mamminasata memanfaatkan sumber air baku dari Bendungan Bili-Bili dengan kapasitas total 1.000 liter/detik. Suplai air baku selanjutnya diolah pada IPA sebelum disalurkan sebagai air curah menuju sejumlah titik offtake di wilayah Mamminasata.
Pada Tahap I, kapasitas produksi sebesar 500 liter per detik diproyeksikan untuk mendukung pelayanan sekitar 40.000 sambungan rumah atau sekitar 200.000 jiwa. Sementara pengembangan keseluruhan sistem mencapai 1.000 liter per detik dengan cakupan layanan air minum hingga sekitar 80.000 sambungan rumah atau setara 400.000 jiwa.
Pembangunan IPA Tahap I dilaksanakan dengan dukungan APBN dengan nilai investasi sebesar Rp153,1 miliar untuk sistem produksi dan Rp160,6 miliar untuk jaringan pipa transmisi air curah. Sistem produksi SPAM Mamminasata dilengkapi berbagai teknologi untuk mendukung efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan pengoperasian. Salah satunya adalah konsep Green IPA melalui pemanfaatan kembali air buangan dari proses pengolahan. Air dari proses backwash filter dan pengurasan unit sedimentasi ditampung dan diresirkulasi menuju inlet air baku sehingga dapat dimanfaatkan kembali dalam proses pengolahan.
SPAM Regional Mamminasata juga menggunakan teknologi High Rate Plate Settler pada proses sedimentasi serta sistem Anti Water Hammer menggunakan Surge Anticipating Valve untuk meningkatkan perlindungan dan keandalan sistem pompa. Untuk mendukung pengoperasian secara terintegrasi, IPA juga dilengkapi sistem SCADA yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian proses pengolahan, pompa distribusi, reservoir, debit air baku dan air olahan, serta kondisi sistem pada titik offtake secara terpusat.
Dengan selesainya pembangunan infrastruktur utama Tahap I, Kementerian PU selanjutnya mendorong agar sistem yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan secara optimal melalui kesiapan aspek pengelolaan dan pelayanan di daerah. Keberhasilan SPAM Regional Mamminasata tidak hanya ditentukan oleh tersedianya instalasi pengolahan dan jaringan transmisi, tetapi juga oleh kesiapan keseluruhan ekosistem pelayanan, mulai dari kelembagaan pengelola, operasional, jaringan sistem hilir, hingga penyerapan air curah oleh masing-masing wilayah pelayanan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah membentuk UPTD SPAM Regional Mamminasata sebagai lembaga yang akan menjalankan fungsi pengelolaan sistem regional. Selanjutnya, kesiapan organisasi, operator, tata kelola, serta perangkat operasional menjadi bagian penting dalam memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan pelayanan secara optimal.
Saat ini, sejumlah titik offtake telah memiliki infrastruktur pendukung, namun pada beberapa lokasi masih diperlukan penyelesaian sistem hilir oleh pemerintah daerah, antara lain meliputi reservoir, jaringan distribusi, dan sambungan rumah. Kementerian PU akan terus mendukung koordinasi dan pendampingan sesuai tugas dan kewenangannya dalam rangka memastikan keterpaduan pembangunan SPAM Regional Mamminasata.








