daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tancap gas menyiapkan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Pramono menargetkan rute anyar ini sudah bisa dinikmati masyarakat sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Seharusnya sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah harus dibuka,” tegas Pramono, Kamis (5/2).
Menurut Pramono, pembukaan rute Blok M–Soetta menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus menghadirkan transportasi publik yang layak bagi warga dan wisatawan mancanegara.
Ia bahkan sudah memberi tenggat waktu yang jelas. Jika tidak ada kendala, layanan ini akan mulai beroperasi pada pekan keempat Februari atau paling lambat awal Maret.
“Mudah-mudahan apakah di minggu keempat bulan Februari ini atau di awal bulan Maret, nanti akan kami buka,” ujarnya.
Tak main-main, Pramono juga memerintahkan jajarannya untuk membangun halte-halte baru dan memperbaiki halte yang sudah ada, terutama di jalur menuju Bandara Soekarno-Hatta.
“Untuk ke Soekarno-Hatta, karena apa pun ini kan wajahnya Jakarta, wajahnya Indonesia, maka saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun sampai kemudian akan beroperasi secara normal,” kata Pramono.
Rute Transjabodetabek ini nantinya akan melayani tiga terminal utama di Bandara Soekarno-Hatta. Operasionalnya dilakukan melalui kerja sama PT Transportasi Jakarta dengan PT Angkasa Pura Indonesia.
Pada tahap awal, sebanyak 20 unit bus disiapkan untuk melayani rute Blok M–Soetta. Target penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 2.000 orang per hari.
“Kalau kemudian respons publiknya besar, tentunya kita tambah. Karena perhitungan awal, minimum penumpang yang akan menggunakan itu kurang lebih 2.000-an per hari,” tandas Pramono.
Pemprov DKI memastikan jumlah armada akan terus disesuaikan agar waktu tunggu antarbus makin singkat dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.








