daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bakal memanggil jajaran pemerintahan serta stakeholder terkait perizinan pembangunan lapangan padel di Jakarta.
Langkah ini diambil menyusul adanya keluhan masyarakat terkait operasional sejumlah lapangan padel yang dinilai mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga sekitar.
“khusus berkaitan dengan izin padel,” kata Pramono.
“Jadi, minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya akan meminta untuk dipresentasikan,” ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2).
Pramono menegaskan, rapat tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh lapangan padel yang beroperasi telah mengantongi izin dan memenuhi ketentuan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, kenyamanan warga Jakarta menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Karena itu, setiap kegiatan usaha harus memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan sekitar, termasuk potensi kebisingan dan gangguan aktivitas warga.
Ia memastikan, Pemprov DKI tidak akan tinggal diam apabila ditemukan pelaku usaha yang melanggar ketentuan perizinan.
“Bagi daerah-daerah yang kemudian mengganggu masyarakat karena kemudian tidak sesuai dengan izin yang diberikan, tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” tandasnya.
Pemanggilan para stakeholder ini diharapkan menjadi langkah evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan lapangan padel di Ibu Kota, sekaligus memastikan pertumbuhan fasilitas olahraga tetap selaras dengan ketertiban dan kenyamanan lingkungan.








