APBN Januari 2026 Solid, Pendapatan Tembus Rp172,7 T

Tuesday, 24 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto dok. kemenkeu

foto dok. kemenkeu

daelpos.comPurbaya Yudhi melaporkan realisasi APBN hingga 31 Januari 2026 menunjukkan kinerja yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Pendapatan negara tercatat mencapai Rp172,7 triliun atau setara 5,5% dari target APBN 2026.

Angka tersebut tumbuh 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya penerimaan perpajakan serta mulai pulihnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Secara khusus, Purbaya menyoroti lonjakan pertumbuhan pajak yang mencapai 30,7% pada Januari 2026.

“Ini artinya ada perbaikan ekonomi maupun ada perbaikan sedikit atau banyak dari efisiensi pengumpulan pajak di Ditjen Pajak. Saya harap ke depannya akan berlanjut terus,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Senin (23/2).

Dari sisi belanja, pemerintah melakukan akselerasi dengan realisasi mencapai Rp227,3 triliun atau 5,9% dari pagu APBN. Belanja negara tersebut tumbuh 25,7% (yoy).

Belanja difokuskan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, menjaga daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun atau triwulan pertama.

Sementara itu, posisi defisit APBN hingga akhir Januari 2026 tercatat sebesar Rp54,6 triliun atau 0,21% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pemerintah menegaskan angka tersebut masih terkendali dan sesuai desain APBN 2026.

Keseimbangan primer juga tercatat defisit Rp4,2 triliun, yang mencerminkan pengelolaan fiskal tetap dilakukan secara pruden.

Untuk mendukung kebutuhan anggaran, realisasi pembiayaan telah mencapai Rp105,1 triliun atau 15,2% dari target. Pembiayaan dilakukan secara terukur dan antisipatif guna menjaga likuiditas serta stabilitas pasar keuangan.

“Secara keseluruhan, APBN 2026 tetap berfungsi optimal sebagai shock absorber sekaligus motor penggerak ekonomi. Kami optimistis APBN akan terus menjaga stabilitas dan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2026,” tutup Bendahara Negara.

See also  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Siap Amankan BBM Selama Mudik Lebaran 1443 H

Berita Terkait

Transaksi Ramadan Naik, BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran
Pangkas Prosedur KKPR Darat, Usaha Mikro Lebih Cepat Kantongi Legalitas
Astra Perkuat Vokasi, Ubah Tantangan Pendidikan di Kupang Menjadi Peluang Kerja
Sinergi Fiskal-Moneter 2026, Defisit APBN Dijaga 2,68 Persen PDB
Aksi Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Majalaya
Menkeu Purbaya Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Pertamina dan GAPULIMGI Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah Berkelanjutan
Epson Paparkan Strategi 2026: Inovasi Berkelanjutan untuk B2B
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 24 February 2026 - 20:11 WIB

APBN Januari 2026 Solid, Pendapatan Tembus Rp172,7 T

Tuesday, 24 February 2026 - 19:57 WIB

Transaksi Ramadan Naik, BNI Ingatkan Waspada Modus Kejahatan Siber Jelang Lebaran

Tuesday, 24 February 2026 - 19:40 WIB

Pangkas Prosedur KKPR Darat, Usaha Mikro Lebih Cepat Kantongi Legalitas

Monday, 23 February 2026 - 20:39 WIB

Astra Perkuat Vokasi, Ubah Tantangan Pendidikan di Kupang Menjadi Peluang Kerja

Saturday, 21 February 2026 - 23:36 WIB

Sinergi Fiskal-Moneter 2026, Defisit APBN Dijaga 2,68 Persen PDB

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

109 Tiang Monorel Rasuna Said Tuntas Dibongkar

Tuesday, 24 Feb 2026 - 20:52 WIB

foto dok. kemenkeu

Ekonomi - Bisnis

APBN Januari 2026 Solid, Pendapatan Tembus Rp172,7 T

Tuesday, 24 Feb 2026 - 20:11 WIB

Nasional

Menaker Desak Perbaikan K3 PT ASL Tuntas Mei 2026

Tuesday, 24 Feb 2026 - 20:05 WIB

Berita Utama

Kemenkes Perkuat Deteksi Dini dan Cakupan Imunisasi Campak

Tuesday, 24 Feb 2026 - 20:00 WIB