Lagi, Dua Kilang Pertamina Raih Sertifikasi Keberlanjutan Internasional untuk Produksi SAF

Friday, 27 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui kilang-kilang yang dikelolanya semakin serius mengembangkan produk Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF) berbahan baku minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO). Setelah Kilang Cilacap, PPN akan mereplikasi proses produksi PertaminaSAF di Kilang Dumai dan Kilang Balongan.

“Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi PertaminaSAF dari kilang-kilang eksisting. Keberhasilan Kilang Cilacap akan kami replikasi di Kilang Dumai dan Kilang Balongan,” kata Corporate Secretary PPN, Roberth M.V. Dumatubun.

Untuk itu, jelas Roberth, PPN memastikan proses produksi yang akan dilakukan di kedua kilang tersebut harus memenuhi kaidah dan aturan yang berlaku.

“Kilang Dumai dan Kilang Balongan resmi meraih sertifikasi keberlanjutan internasional yaitu International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) Europe Union (EU) dan Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) sebagai Processing Refinery. Ini merupakan pencapaian penting dalam pengembangan energi rendah karbon dan kemandirian energi,” kata Roberth.

Perolehan sertifikasi ini menjadi milestone strategis dalam persiapan produksi bioavtur PertaminaSAF berbahan baku UCO. Dengan sertifikasi tersebut, kedua kilang telah memenuhi persyaratan keberlanjutan global yang menjadi aspek mandatori dalam produksi dan perdagangan SAF di pasar internasional.

“Dengan penambahan kilang yang mampu memproduksi bioavtur PertaminaSAF, tentu akan semakin meningkatkan opitimisme kita dalam memastikan peta jalan penggunaan SAF di Indonesia,” kata Roberth.

Pengembangan ekosistem dan peningkatan kapasitas produksi PertaminaSAF di kilang eksisting merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas portofolio bisnis rendah karbon, selain tetap mengoptimalkan aset dan bisnis eksisting yang telah dimiliki. Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong kemandirian energi nasional serta rencana mandatori penggunaan SAF.

Roberth menjelaskan bahwa sejumlah persiapan telah dilakukan, mulai dari kesiapan infrastruktur kilang, kerja sama dengan beberapa mitra pemasok bahan baku minyak jelantah, penyediaan peralatan analisis produk, pengembangan dan penggunaan katalis khusus, hingga pemenuhan seluruh proses sertifikasi keberlanjutan ISCC EU dan CORSIA.

See also  Menteri Bahlil Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Arus Balik Lebaran

“Dengan raihan ini, saat ini seluruh rantai pasok PertaminaSAF di PPN sudah mendapatkan sertifikasi internasional keberlanjutan ISCC mulai dari Kilang yaitu Kilang Dumai, Kilang Cilacap dan Kilang Balongan sebagai Processing Plant dan Aviasi sebagai trader dan distributor SAF,” jelas Roberth.

Bila tanpa sertifikasi tersebut, lanjut Roberth, produk bioavtur yang dihasilkan tidak dapat dikategorikan sebagai SAF dan tidak diakui dalam skema keberlanjutan global, sehingga tidak dapat diterima oleh maskapai penerbangan maupun konsumen internasional.

“Detail sertifikasi ISCC yang telah di raih dapat dilihat pada website ISCC,” ujar Roberth.

Dengan beberapa persiapan yang sekarang sedang berlangsung dan dalam tahap penyelesaian, Kilang Dumai dan Kilang Balongan ditargetkan siap melakukan uji coba pengolahan UCO menjadi certified SAF pada tahun 2026.

Berita Terkait

Hari Bumi 2026, Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Berkelanjutan
PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center di Indonesia, Siap Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne
Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi
Tiga Trofi Sekaligus, PLN EPI Group Buktikan Operational Excellence di Listrik Indonesia Award 2026
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Dukung Haji 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Avtur Nasional
Momentum Hari Kartini, PLN EPI Dorong Keberanian Bersuara Untuk Ciptakan Ruang Aman di Tempat Kerja
PLN Energi Gas Hadirkan Program PESAT–BP untuk Tingkatkan Kompetensi dan Peluang Kerja Masyarakat Balai Pungut
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 21:46 WIB

Hari Bumi 2026, Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Berkelanjutan

Sunday, 26 April 2026 - 21:36 WIB

PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center di Indonesia, Siap Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne

Sunday, 26 April 2026 - 21:33 WIB

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

Saturday, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Tiga Trofi Sekaligus, PLN EPI Group Buktikan Operational Excellence di Listrik Indonesia Award 2026

Friday, 24 April 2026 - 16:51 WIB

Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Nasional

PHK Berkurang, Sektor Manufaktur Tetap Terpukul

Monday, 27 Apr 2026 - 17:53 WIB

Berita Terbaru

Prabowo Reshuffle, 6 Pejabat Baru Masuk Kabinet

Monday, 27 Apr 2026 - 17:49 WIB