daelpos.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti struktur bisnis PT Pertamina yang dinilai terlalu gemuk. Ia mengaku sempat terkejut saat mengetahui perusahaan pelat merah tersebut memiliki sekitar 200 anak dan cucu perusahaan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia, Rabu (11/3).
“Saya juga kaget waktu diberi tahu bahwa Pertamina punya sampai 200 anak dan cucu perusahaan,” ujar Prabowo.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan perlunya konsolidasi besar-besaran di tubuh badan usaha milik negara (BUMN). Pemerintah ingin agar BUMN dikelola lebih efisien dan fokus pada tujuan utamanya, yakni melayani kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menjelaskan bahwa BUMN awalnya didirikan oleh para pendiri bangsa untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Namun seiring berjalannya waktu, niat baik tersebut berkembang menjadi struktur perusahaan yang semakin kompleks. Banyak BUMN kemudian membentuk anak perusahaan, cucu perusahaan, bahkan hingga cicit perusahaan.
Karena itu, Prabowo menegaskan pentingnya penataan dan konsolidasi BUMN agar lebih ramping, transparan, serta mampu memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat.








