Temuan Gas Jumbo di Blok Ganal, Harapan Baru Ketahanan Energi RI

Monday, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Temuan gas jumbo di Sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur, memperkuat optimisme terhadap ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan dalam negeri.

Dari hasil eksplorasi tersebut, teridentifikasi potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) serta 300 juta barel kondensat. Wilayah Kerja (WK) Ganal sendiri dioperasikan oleh ENI dengan kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen sisanya dimiliki Sinopec.

Temuan ini menjadi sinyal kuat bahwa potensi migas Indonesia, khususnya di Cekungan Kutai, masih sangat besar dan menjanjikan untuk terus dikembangkan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan eksplorasi tersebut. Ia menilai, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia masih memiliki peluang besar untuk memperkuat ketahanan energi dan mewujudkan swasembada energi.

“Ini anugerah yang harus kita syukuri. Kita harus fokus menjalankan arahan Presiden untuk terus mencari sumber-sumber minyak dan gas baru,” ujar Bahlil di Jakarta, Senin (20/4).

Bahlil mengungkapkan, produksi gas dari proyek yang dikelola ENI diproyeksikan melonjak signifikan. Pada 2028, produksi puncak diperkirakan mencapai 2.000 MMSCFD, meningkat jauh dari produksi saat ini yang berada di kisaran 600–700 MMSCFD. Bahkan, pada 2030 ditargetkan meningkat hingga 3.000 MMSCFD.

Tak hanya gas, produksi kondensat juga diprediksi ikut terdongkrak. Pada 2028, produksi diperkirakan mencapai sekitar 90 ribu barel per hari, dan meningkat menjadi 150 ribu barel per hari pada periode 2029–2030.

“Ini penemuan kategori giant. Selain gas, kita juga akan memproduksi kondensat dalam jumlah besar,” tegasnya.

Sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter di laut dengan kedalaman air mencapai 2.000 meter. Penemuan ini menambah deretan keberhasilan eksplorasi ENI di Cekungan Kutai, setelah sebelumnya menemukan cadangan besar di Geng North (2023) dan sumur Konta-1 (2025).

See also  Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Pererat Hubungan RI-Jepang

Penemuan ini juga sejalan dengan keputusan investasi akhir (Final Investment Decision/FID) untuk sejumlah proyek gas, seperti Gendalo dan Gandang (South Hub), serta Geng North dan Gehem (North Hub).

Dalam pengembangannya, proyek North Hub akan menggunakan fasilitas terapung atau Floating Production Storage and Offloading (FPSO) dengan kapasitas hingga 1 miliar kaki kubik gas per hari serta 90.000 barel kondensat per hari. Proyek ini juga akan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, termasuk Kilang LNG Bontang.

Selain Geliga, sebelumnya juga ditemukan Sumur Gula dengan potensi sekitar 2 TCF gas dan 75 juta barel kondensat. Dari kombinasi dua temuan ini, potensi tambahan produksi diperkirakan mencapai 1.000 MMSCFD gas dan 90.000 barel kondensat per hari.

Tak hanya menambah cadangan energi, temuan ini juga membuka peluang percepatan pembangunan infrastruktur gas terintegrasi. ENI saat ini tengah mengkaji skema pengembangan yang terhubung dengan proyek North Hub serta fasilitas eksisting guna mempercepat monetisasi dan meningkatkan nilai tambah bagi negara.

Dengan capaian ini, sektor migas kembali menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.(*)

Berita Terkait

Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen
Dua Siswa MAN IC Serpong Wakili RI di Olimpiade Nuklir Dunia
PLN EPI Gelar Konsultasi Publik AMDAL Fasilitas Regasifikasi LNG, Perkuat Transisi Energi di NTB
Siapkan SDM Untuk Transisi Energi, PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA
Mesin Nggak Ngambek, B50 Aman Dipakai
Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah
Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Koto Panjang
Ketidakpastian Geopolitik dan Kenaikan Demand Listrik, Kukuhkan Peran LNG untuk Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 5 August 2026 - 18:09 WIB

Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen

Tuesday, 4 August 2026 - 20:31 WIB

PLN EPI Gelar Konsultasi Publik AMDAL Fasilitas Regasifikasi LNG, Perkuat Transisi Energi di NTB

Monday, 3 August 2026 - 19:35 WIB

Siapkan SDM Untuk Transisi Energi, PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA

Monday, 3 August 2026 - 13:16 WIB

Mesin Nggak Ngambek, B50 Aman Dipakai

Monday, 3 August 2026 - 13:10 WIB

Perluas Akses Pasar, Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulawesi Tengah

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Indonesia dan Arab Saudi Tingkatkan Sinergi Promosi serta Fasilitasi Investasi

Wednesday, 5 Aug 2026 - 18:14 WIB

Nasional

Menteri Dody Tancap Gas Rampungkan Sekolah Rakyat Kuantan Singingi

Wednesday, 5 Aug 2026 - 14:49 WIB